Rabu, 07 Desember 2016

SETAHUN ANDALKAN CAHAYA LILIN

Ponpes Salafiyah Tahfizul Quran Ahlus Shuffah Gunung Binjai

Setahun Andalkan Cahaya Lilin

Energi listrik itu ibarat urat nadi kehidupan. Tiada listrik seakan hampa, tidak bisa bergerak leluasa. Pengalaman inilah yang pernah dialami Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Tahfizul Quran Ahlus Shuffah Gunung Binjai, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, yang polos tiada sentuhan listrik.

Hal itu diceritakan Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan, Zainuddin Musadad kepada Tribunkaltim di lokasi pelataran ponpes tersebut, Selasa 6 Desember 2016. "Kami belum bisa nikmati listrik. Sudah hampir mau setahun," ujarnya yang saat itu mengenakan busana gamis.

Selama ini, kata dia, para santri tahfiz quran hanya mengandalkan penerangan dari cahaya lilin. Aktivitas belajar mengajar lebih banyak dilakukan sejak subuh hingga matahari terbenam. "Hanya pakai lilin kalau malam tidak efektif buat baca dan belajar kitab," tutur Zainuddin.

Kamis, 01 Desember 2016

WIRO BELE BARAN

Wiro Bele Baran

Jongfajar Kelana

BUBUR AYAM BERHIAS BREBES

Sarapan Sebelum Joging Riang


Cuaca pagi yang dingin setelah hujan deras sehari sebelumnya kadang membuat suhu tubuh adem menggigil, malas untuk mandi atau keluar rumah. Solusi yang pas, paling enak sebelum joging di luar rumah ada baiknya sarapan makanan yang hangat.

Saya bersama istri terkasih, Anggun Aprilia Eka Putri pergi mencari tempat jajanan yang nyaman dan murah meriah. Kami sudah mengetahui di bilangan Jalan Straat Tiga Dalam, Kampung Timur, Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Kecamatan Balikpapan Timur, Provinsi Kalimantan Timur, ada lokasi wisata kuliner yang selalu membuat ngiler.

Di jalan tersebut ada tempat warung berbentuk gerobak yang menawarkan jajanan Bubur Ayam Berhias asal Brebes, Jawa Tengah ini. Saat itu, sekitar pukul 07.30 Wita kami mendatangi santapan kuliner hangat menggoda ini, pada Kamis 1 Desember 2016.

Selasa, 29 November 2016

212 DOA 312 AKSI

Demi Kejayaan Sepak Bola Indonesia


Ikut bergerak pada 2 Desember 2016 untuk banyak berdoa kepada Allah agar pertandingan Timnas Garuda pada 3 Desember 2016 bisa tangguh dan menjadi juara di perempat final piala Asia Tenggara. (jongfajar kelana)

Senin, 28 November 2016

CASTRO BELUM MAMPIR

Castro Belum Mampir
Jongfajar Kelana

SULAP HILANGKAN HELI

Mantapnya Sulap Copperfield

Jongfajar Kelana 

HELI BELL 412 GAIB

Terbang di Langit Kaltara


Tersiar kabar dari grup WhatsApp Media Kodam VI Mulawarman yang menyebutkan sebuah Heli Bell 412 saat terbang mengalami hilang komunikasi. Diungkapkan sumber informasi tersebut berasal dari data Badam SAR Kota Balikpapan, pada Kamis 24 November 2016. 

Diceritakan bahwa, pada 24 November 2016 bertempat di Bandara Juwata, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) telah terjadi lost contact Heli Bell 412 ep milik TNI Angkatan Darat.

Informasi ini juga menjelaskan, ciri heli itu memiliki No reg: HA-5166 dengan Captain Pilot, Lettu Cpn Yohanes Syahputera yang memuat empat orang yang memiliki misi dorlog Pamtas RI Malaysia.

UJI SUCI DARI NARKOBA


Biaya Rumah Sakit Selangit

Bak setan gondrong gondoruwo yang buruk rupa, bahaya narkoba sudah sangat ditakuti semua orang. Narkoba yang bagian dari zat candu dan mematikan ini sudah membius banyak anak-anak muda bangsa ini, yang bernama republik yang memeluk azaz Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.

Pengaruh bahaya narkoba mulai masuk ke pokok-pokok kehidupan, termasuk anak sekolah dasar juga sudah menjadi sasaran mafia narkoba. Penyebarannya beragam, ada yang memakai cara menyelipkannya dalam jajanan liar di sekolahan. Ngerinya jika tidak teliti.  

Bicara soal pengaruh narkoba, apakah anda sudah terjerembab dalam lubang hina ini ? Bagi yang belum sebaiknya jangan coba-coba bermain api. Sekali coba, api akan tersulut, membesar membakar anda hingga meninggal dunia.

Rabu, 23 November 2016

MONSTER PUNGLI

Monster Pungli 

Jongfajar Kelana

SAPU BERSIH PUNGLI KALTARA

Pertaruhan Nama Baik Daerah


Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur (Kaltim)  membentuk tim Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) pungutan liar (pungli) area Kaltara.

Peresmian Satgas Saber pungli itu dilangsungkan di markas Polda Kaltim Kaltara, Jalan Syarifuddin Yoes ruang Mahakam, pada Jumat 18 November 2016.

Pelaksanaan itu dihadiri Gubernur Kaltara Irianto Lambrie dan Wakil Gubernur Kaltara, Udin Hianggio, Kapolda Irjen Pol Safaruddin, Mayjen Johny L Tobing Resmi Pangdam VI Mulawarman, serta aparat penegak hukum lainya seperti kejaksaan.

PENDAMBA BUAH HATI

 Pendamba Buah Hati


WAKTU Itu, saya bersama istri tercinta Anggun Aprilia Eka Putri mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah Kota Balikpapan memeriksa kesehatan istri. Beberapa hari sebelumnya, istri saya menyempatkan waktu melakukan tespek yang hasilnya positif hamil. Alhamdulillah. 

Senang melihat hasil positif itu. Namun rasa penasaran ini masih saja muncul. Kami akhirnya pada Rabu 9 November 2016 berdua mendatangi dokter rumah sakit yang professional, ahli dalam menangani kandungan. Dan hasilnya, memang benar istri saya hamil. Alhamdulillah, penuh syukur.  Janin sudah ada. 

Akad pernikahan yang kami langsungkan di Kota Bitung, Sulawesi Utara, pada Jumat 16 September 2016 mendapat berkah dari Allah, peroleh curahan kasih sayang dari Allah. Dokter yang memeriksa menyatakan, 9 November 2016 usia janin telah masuk tujuh minggu satu hari dengan ukuran 1.63 centimeter.

Jumat, 18 November 2016

STEMPEL SUCI SKCK

SKCK

Jongfajar Kelana

RIP INTAN OLIVIA MARBUN

Intan, Doa Ini Mengiringi ke Sorga

Jongfajar Kelana

MINGGU ITU MENONTON

Minggu Itu Menonton


Minggu 13 November 2016, tiada sangka, saksikan layar kaca televisi siang hari, menikmati hari libur kerja, tersuguhkan berita petaka yang menodai nilai-nilai kemanusiaan, sedih meneteskan duka cita. Menonton ini mengiris hati sampai muncul kebingungan apa tujuan mereka sebenarnya.

GEROMBOLAN teroris yang mengatasnamakan agama tertentu mengusik kehidupan damai antar umat beragama. Melakukan pelemparan bom motolov ke pekarangan depan rumah ibadah Gereja Oikumene Samarinda.

Kala itu, di pekarangan tanah terdapat anak-anak sedang asyik menikmati pagi yang indah. Tiba-tiba kebahagiaan mereka ini dirampok oleh orang-orang teresat, membunuh manusia yang tidak masuk akal dan mencabik-cabik hati nurani manusia bermoral.

Kamis, 17 November 2016

INSTITUT TEKNOLOGI KALIMANTAN


 Dialiri Listrik Negara
 
Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Kota Balikpapan akhirnya kini bisa merasakan aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN), pada Rabu 9 November 2016. Sebelumnya kampus yang berfokus pada teknologi bidang kesehatan ini sumber energinya mengandalkan tenaga disel berbahan bakar solar[1].

Kondisi demikian ditanggapi secara positif oleh warga civitas akademik ITK. Masuk listrik ke kampus menimbulkan keriuhan, memunculkan kegembiraan atas faslitas listrik PLN berdaya 197 Kilo Watt.

Atmosfir keriangan itu terlihat satu di antaranya di Aula lantai satu. Kala itu, selepas Sholat Zuhur, Wakil Rektor Bidang Akademik, Subchan mengajak jamaah untuk sujud syukur atas momen itu. Dosen Agama Islam, Wahyu Hidayat yang menjadi imam lalu memimpin doa.

SAPU BERSIH PUNGLI KALTIM

Spesial Pakai 
Operasi Tangkap Tangan


Genderang perang terhadap tindakan Pungutan Liar (Pungli) ditabuh kencang. Aksi perlawanan ini dimulai dari pemerintah pusat Republik Indonesia dengan menerbitkan Keputusan Presiden.

Gejala penyakit masyarakat ini sudah mewabah ke berbagai penjuru. Inilah yang kemudian, pemberantasan pungli ini dilakukan dari pusat hingga ke lingkungan daerah.

Konkritnya, dibentuk ke dalam sebuah lembaga khusus, Satuan tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungli, termasuk di lingkungan instansi pelayanan publik wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara).

Sabtu, 05 November 2016

ROBOT IMUT BALIKPAPAN

Robot Imut

Jongfajar Kelana

PISANG REBUS SAMPAI JUMPUT SAMPAH

Pisang Rebus 
Sampai Jumput Sampah
Mengenakan busana muslimah serba putih, Purnama Sari (22), meluangkan waktunya menghadiri kegiatan unjuk rasa bela quran di lapangan Merdeka Kota Balikpapan, pada Jumat 4 November 2016 siang. 

SARI bermukim di daerah kilometer 2 Jalan Soekarno Hatta Kota Balikpapan. "Datang pakai motor. Inisiatif sendiri," tuturnya kepada Tribun. 

Waktu itu, setibanya di lokasi kawasan lapangan Merdeka, motornya tidak mendapat parkiran dekat lapangan. Jalan menuju area lapangam padat parkiran kendaraan bermotor dan orang-orang pendemo.

Senin, 31 Oktober 2016

ORANG GILA MEMELUK KALTIM

Puluhan Orang 
Alami Gangguan Jiwa Berat


Sebanyak 64 orang sedang mengalami perawatan intensif di sejumlah rumah sakit jiwa di Kalimantan Timur (Kaltim). Sebagian besar dari mereka mengalami gangguan jiwa berat akibat terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari perusahaan batubara tempat mereka dahulu bekerja. 

Kepala Seksi Kesehatan Khusus, Dinas Kesehatan Balikpapan, Ahmad Jais, di rumah kopi Jobs Balikpapan Baru, mengungkapkan hal tersebut, data pasien yang tervonis sebagai Orang dengan Gangguan  Jiwa (ODGJ) meningkat setiap tahunnya. 

"Data yang kami punya itu diambil dari rumah-rumah sakit penanganan kejiwaan yang ada di Kaltim," ujarnya kepada Tribunkaltim pada Sabtu 30 Oktober 2016.

Jumat, 21 Oktober 2016

MUSIKUS POLTEKBA PUNYA GAYA

Musik Segalanya Bagi Kaula Muda

Bagi mereka yang merasa masih berjiwa muda, rasanya kurang mantap jika tidak bergabung dalam sebuah komunitas hobi atau pergerakan sosial. Seperti halnya di Kota Balikpapan ada komunitas tingkat kampus Politeknik Kota Balikpapan (Poltekba) yang khusus membidangi seni musik, yakni Musikus Poltekba.

KEHADIRAN komunitas musik dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Musikus Poltekba ibarat kapal pesiar berlayar yang mengantarkan para penumpangnya demi menggapai tujuan dengan selamat dan asyik.

Wadah Musikus Poltekba dilahirkan pada dua tahun lalu memberi kemanfaatan para generasi muda yang gandrung akan musik. Komunitas ini muncul diharapkan sebagai jembatan anak-anak muda mengekspresikan cita rasa musiknya, meraih tujuan untuk membumikan seni musik Bumi Etam, Kalimantan Timur.

Rabu, 19 Oktober 2016

DIRANTAI RINDU

Dirantai Rindu


Sebentar lagi akan digelar hajatan demokrasi pemilihan kepala daerah Kalimantan Timur pada tahun 2018. Masyarakat akan disuguhkan 'pertarungan politik' merebut kekuasaan. Prediksinya, mereka yang maju ini adalah orang-orang berwajah lama, yang pernah menguasai sendi-sendi kekuasaan tingkat kabupaten dan kota.

PROSES demokrasi itu bagian dari ramuan pergantian nakhoda pemerintahan daerah, memilih orang yang akan mengelola daerah, yang menggunakan anggaran negara, dan yang menjalankan amanat rakyat.

Sudah bosan masyarakat disuguhi kerja pemerintahan yang tanpa inovasi. Gebrakan program kerja tanpa menyentuh secara langsung, akan memberi hukuman kepada politisi yang maju dalam gelanggang perpolitikan. 

Selasa, 18 Oktober 2016

GERRY HANYUTKAN PENONTON DALAM SUNGAI KANDILO

Gerry Hanyutkan Penonton 
dalam 'Sungai Kandilo'


Pentas seni musik akustik persembahan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Musikus Poltekba yang diikuti puluhan grup band berlangsung meriah. Banyak bakat-bakat anak muda dalam ajang musik ini, tampil bagus mampu menghibur penonton yang hadir.

SAAT siang terik, puluhan grup musik akustik berunjuk gigi di lantai tiga Kampus Politeknik Balikpapan, Jalan Soekarno‑Hatta Kilometer 8, Sabtu 15 Oktober 2016. Pengamatan Tribun, pada pukul 13.25 Wita, event musik ini merupakan terbesar di kampus Poltekba.

Sebanyak 14 grup musik akustik bersaing dalam perlombaan tersebut. Setiap band bisa terdiri dari tiga sampai lima personel. Ketika ditemui, Ketua Even Poltekba Akustik Kompetisi, Ageng Setiabudi, menjelaskan, para peserta berasal dari para pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Atas yang ada di Kota Balikpapan, juga perguruan tinggi.

GOTONG-ROYONG TENTARA DAN PETANI GUNUNG BINJAI

Bangun Bendungan
dari Ribuan Karung Pasir

Menjelang matahari terbenam, sinar surya yang masih sepenggelan menyinari hamparan persawahan yang menghijau di Gunung Binjai, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Kamis 13 Oktober 2016.

SUASANA alamnya yang permai perdesaan, memberi warna kota minyak sebagai metropolitan yang masih menonjolkan agrarisnya. Pengelolaan sawah ditempat ini dibangun dengan suasana kekeluargaan.

Kala itu, Romadhan yang ditemani istri dan rekannya dari Babinsa, masih terlihat sibuk menancapkan bibit padi di sebidang tanah sekitar satu hektar. Kegiatan bertani itu memasuki masa tanam kedua.