Postingan

Menampilkan postingan dengan label KALIMANTAN UTARA

BERANTEM MELULU MIRIP BOTJAH AJAH

Gambar
Berantem Melulu Mirip Botjah Ajah  (Jongfajar Kelana)

KUKANG KAYAN PRIMATA BARU KALIMANTAN

Gambar
Menghuni Kawasan  Sungai Kayan Kalimantan Utara   Siapa sangka, airnya yang coklat pekat pada Sungai Kayan nyatanya dijadikan sebutan nama satwa yang eksotis dan langka. Satwa yang dimaksud ialah kukang kayan. Disebut ini karena hidup berkembang biaknya di vegetasi hijau sepanjang Sungai Kayan, Provinsi Kalimantan Utara. Baru-baru ini ada penemuan yang mencengangkan. Sungai Kayan yang memiliki panjang 576 kilometer ini menjadi rumah bagi satwa yang sebelumnya belum dikenal oleh khalayak luas, baik di Indonesia dan dunia. Sebanyak 20 lebih desa dilewati Sungai Kayan, ternyata pada bagian-bagian hutan yang berada dekat dengan Sungai Kayan terdapat penghuni bermata bulat besar, bertubuh bulu panjang dan halus si kukang kayan. Sungai Kayan sendiri, melewati kabupaten kota yang ada di Kaltara, yakni di Kabupaten Malinau, Kabupaten Tana Tidung, Kabupaten Bulungan, dan Kota Tanjung Selor.  (Jongfajar Kelana) Terungkapnya kukang kayan di belahan bum...

KELOLA PDAM MESTI TRANSPARAN

Gambar
DISKUSI PUBLIK MENGGAGAS BALIKPAPAN LEBIH BAIK (4) Kunci Keberhasilan Kelola PDAM  m esti Transparan Persoalan perkotaan yang masih menggelayuti kota minyak Balikpapan mengenai pengadaan air bersih dari Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) yang dianggap masih belum profesional dalam mengelola dan belum maksimal menguntungkan daerah secara memuaskan. Satu hal persoalan mendasarnya ada pada managemen yang tertutup. FAKTA itu terungkap dalam diskusi publik bertajuk "Menggagas Balikpapan Lebih Baik" di kantor Tribunkaltim belum lama ini yang dihadiri para aktivis anti korupsi, kebijakan publik dan politik, akademisi serta kaum profesional perkotaan. Satu tamu yang hadir menjelaskan datang dari Direktur Eksekutif Forum Kajian Kaltim Inisiatif, Adhi Supriadi, bahwa, PDAM Kota Balikpapan patut dipertanyakan soal keuntungan perusahaan yang diperolehnya.

SULAP HILANGKAN HELI

Gambar
Mantapnya Sulap Copperfield Jongfajar Kelana  

HELI BELL 412 GAIB

Gambar
Terbang di Langit Kaltara Tersiar kabar dari grup WhatsApp Media Kodam VI Mulawarman yang menyebutkan sebuah Heli Bell 412 saat terbang mengalami hilang komunikasi. Diungkapkan sumber informasi tersebut berasal dari data Bada n SAR Kota Balikpapan, pada Kamis 24 November 2016.  Diceritakan bahwa, pada 24 November 2016 bertempat di Bandara Juwata, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) telah terjadi lost contact Heli Bell 412 ep milik TNI Angkatan Darat. Informasi ini juga menjelaskan, ciri heli itu memiliki No reg: HA-5166 dengan Captain Pilot, Lettu Cpn Yohanes Syahputera yang memuat empat orang yang memiliki misi dorlog Pamtas RI Malaysia.

SAPU BERSIH PUNGLI KALTARA

Gambar
Pertaruhan Nama Baik Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur (Kaltim)   membentuk tim Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) pungutan liar (pungli) area Kaltara. Peresmian Satgas Saber pungli itu dilangsungkan di markas Polda Kaltim Kaltara, Jalan Syarifuddin Yoes ruang Mahakam, pada Jumat 18 November 2016. Pelaksanaan itu dihadiri Gubernur Kaltara Irianto Lambrie dan Wakil Gubernur Kaltara, Udin Hianggio, Kapolda Irjen Pol Safaruddin, Mayjen Johny L Tobing Resmi Pangdam VI Mulawarman, serta aparat penegak hukum lainya seperti kejaksaan.

SAPU BERSIH PUNGLI KALTIM

Gambar
Spesial Pakai  Operasi Tangkap Tangan Genderang perang terhadap tindakan Pungutan Liar (Pungli) ditabuh kencang. Aksi perlawanan ini dimulai dari pemerintah pusat Republik Indonesia dengan menerbitkan Keputusan Presiden. Gejala penyakit masyarakat ini sudah mewabah ke berbagai penjuru. Inilah yang kemudian, pemberantasan pungli ini dilakukan dari pusat hingga ke lingkungan daerah. Konkritnya, dibentuk ke dalam sebuah lembaga khusus, Satuan tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungli, termasuk di lingkungan instansi pelayanan publik wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara).

KALIMANTAN MENATAP PERTANIAN

Gambar
  Kalimantan Menatap Pertanian Selama ini di Pulau Kalimantan, terkhusus Kalimantan Timur (Kaltim) dikenal daerah yang paling mahal akan hasil pertaniannya bila dibandingkan dengan Pulau Sulawesi apalagi Pulau Jawa. Padahal Kalimantan itu berpotensi besar menggarap pertanian karena punya lahan yang luas. PAGI itu Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sula i man, membuka rapat koordinasi pangan Kalimantan di Hotel Grand Jatra Balikpapan, pada Rabu 12 Oktober 2016. Saat memberi sambutannya, pria yang lahir di Bone itu mengatakan, selama ini Kalimantan sangat bergantung pemenuhan pangannya pada Pulau Jawa dan Pulau Sulawesi. Akibat hal ini harga-harga pangan dianggap mahal disebabkan biaya angkut yang jauh.

JANGAN KASIH PULANG BANG TOYIB DONG

Gambar
Jangan Kasih Pulang Bang Toyib Dong Bang Toyib yang di dunia dangdut diwajibkan pulang ke rumah, namun Abang Toyib yang ini oleh beberapa pihak, satu di antaranya saya, jelas tidak menginginkan Bang Toyib pulang ke rumahnya yang ada di Pulau Sulawesi. PRIA itu bernama asli Arman Suyuti, 39 tahun, alias Saddang, alias Toyib, warga Desa Bukaka, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Arman alias Toyib sudah hampir setengah tahun lebih di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Dia menjadi pesakitan, terdakwa terduga kepemilikan sabu 2 kilogram yang diakumulasikan ke mata uang sebesar Rp 23 miliar dan melakukan tindak pidana pencucian uang. Hebat juga ya, uang saja pakai dicuci segala, saya saja paling bisanya mencuci baju sama sepeda motor.

LATIHAN PPRC DI KOTA TARAKAN

Gambar
Langit Juwata Turun ‘Hujan’ Pasukan Militer  Pagi itu, ada puluhan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) yang menggendong tas ransel hitam sambil berjalan kaki dengan pola berbaris dua saf. Arah mereka menuju ke landasan pacu Pangkalan TNI Angkatan Udara Juwata Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, Rabu 13 April 2016. Pengamatan Tribun , mereka itu ingin masuk ke dalam sebuah burung besi bernomor 32. Saat ditemui, Kepala Penerangan Kodam VI Mulawarman, Kolonel Infantri Andi Gunawan, mengatakan, mereka adalah tim khusus elit yang dimiliki TNI. “Mereka akan lakukan terjun payung,” ujarnya.   Mereka semua, yang berjumlah 28 orang terlihat tidak ada mimik muka yang memancarkan rasa gugup, atau canggung ketika memasuki perut pesawat bertubuh besar itu.

KORBAN SELAMAT PENYANDERAAN ABU SAYYAF

Gambar
Empat ABK Tugboat Henry Pulang ke Rumah Empat Anak Buah Kapal (ABK) Tugboat Henry yang selamat dari penyanderaan kelompok bajak laut Abu Sayyaf di perairan Tawi-tawi Filipina akhirnya pulang ke rumah keluarganya masing-masing. Pengamatan Tribun , sekitar pukul 09.42 Wita, sebanyak tiga orang ABK sudah memasuki Bandara Udara Juwata Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara, Minggu 24 April 2016. Ketika menuju ke Bandara Udara Juwata, para ABK yang selamat ini diantar menggunakan mobil perusahaan tempat mereka bekerja, PT Global Trans Energy Internasional.

RAIHAN BOCAH AJAIB BERBULU LEBAT

Gambar
Mendalami Agama Ingin jadi Ustaz Menjelang tengah hari, Muhammad Raihan, masuk ke rumahnya yang ada di Kelurahan Mamburungan Timur, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara.  BOCAH berumur 13 tahun itu, usai dari menuntut ilmu di sekolah. Raihan langsung pulang ke rumah. “Assalamualaikum,” ujarnya kepada seluruh orang-orang yang ada di dalam rumah, Sabtu 16 April 2016. Sontak, orang-orang yang di dalam rumah langsung membalas dengan sahutan, “Walaikumsalam.” Tanpa diperintah, ketika masuk ke dalam rumah, Raihan langsung menyalami seluruh orang yang ada di dalam rumah.

KRI AJAK 653 DI TARAKAN KALIMANTAN UTARA (2)

Gambar
Berantas Pembajakan Kapal  Tangkal Serangan Rudal Bangsa Indonesia bisa berbangga, pada tahun belakangan ini kekuatan militer Tentara Nasional Indonesia (TNI) dianggap juara di kawasan Asia Tenggara. Ini tidak terlepas dari sumber daya manusia dan armada militernya. Satu di antaranya Kapal KRI Ajak, alat perang canggih di laut yang super cepat. Waktu itu, Minggu 3 April 2016, Tribun ikut berlayar menggunakan KRI Ajak ke perairan laut Mamburungan Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Jarang orang sipil, di luar orang militer Angkatan Laut bisa masuk bebas ke area KRI Ajak yang bernomor lambung 653. Punya cerita, Kapal KRI Ajak ini dahulunya pernah torehkan prestasi, tercatat di November tahun 2015 berhasil menangkap dua kapal ikan berbendera Filipina yang diduga mencuri ikan di Laut Sulawesi.

JALAN YANG TERBAIK

Gambar
Jalan yang Terbaik Sampai jumpa Tanjung Selor, semoga bisa bertemu lagi. Waktu itu, Kamis 7 April 2016 pagi adalah momen pamit pergi dari Tanjung Selor, tidak akan lagi menetap lama di daerah yang punya Tugu Cinta Damai ini. SUDAH hampir setahun lebih, sejak tahun 2015, saya bertempat tinggal di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Sudah cukup puas merasakan hidup di Tanjung Selor yang tentram dan nyaman. Saya pergi meninggalkan Tanjung Selor menuju ke Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara menggunakan transportasi air perahu motor. Kala itu, tanpa diduga, saya bertemu satu perahu motor dengan Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Selor, Gunawan Wibisono. “Saya mau ada acara di Samarinda,” ungkapnya.

KRI AJAK 653 DI TARAKAN KALIMANTAN UTARA

Gambar
Siap Menerkam Bak Anjing Hutan Tepian dermaga Pelabuhan Malundung Kota Tarakan kala itu bermandikan sinar fajar yang hangat, Minggu 3 April 2016 pagi. Pancaran mataharinya menerangi pelabuhan yang saat itu sedang kedatangan tamu, hadirnya Kapal KRI Ajak 653. KEBERADAAN kapal itu di Kota Tarakan dalam rangka latihan militer gabungan Tentara NasionaI Indonesia (TNI) yang diselenggarakan di perairan Mamburungan Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Merapatnya Kapal KRI Ajak di Pelabuhan Malundung Pelindo 4, seolah artis pendatang baru. Pagi itu, masyarakat yang sedang berjalan-jalan berolah-raga di dalam pelabuhan, memanfaatkan waktu untuk memotret perahu ke dalam rekaman perangkat gawai.

SUNGAI SABANAR TELUK SELIMAU KALIMANTAN UTARA

Gambar
Menikmati Lestarinya Alam Suara berisik beberapa perahu ketinting yang lalu-lalang di Sungai Sabanar, meramaikan Teluk Selimau, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Inilah yang terekam pada pagi itu, Senin 28 Maret 2016. Di dermaga Teluk Selimau, Kelurahan Tanjung Selor Timur cukup menghibur diri ini yang mulai bosan dengan suasana kehidupan perkotaan. Sinar matahari pagi yang menerangi Teluk Selimau memperlihatkan geliat kehidupan perairan sungai. Airnya coklat, dikejauhan masih banyak terlihat daratan yang ditumbuhi semak belukar pepohonan hijau. Segar di pandang mata, indahnya bumi yang alami belum dikotori bangunan-bangunan industri, perkantoran, dan perumahan.

TRANSMIGRASI SP6 DESA SALIMBATU

Gambar
Melintasi Air Pasang     Suatu hari, cuaca sedang cerah, sekitar 09.30 Wita, pada Minggu 20 Maret 2016. Saya bersama kawan seperjuangan melakukan perjalanan ke daerah transmigrasi SP 6 Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). BAGI saya, ini adalah pengalaman pertama mengunjungi lokasi transmigrasi SP 6 Desa Salimbatu. Untuk mencapai ke lokasi supaya mudah dan singkat waktu tempuh, syaratnya menggunakan alat transportasi air, mengarungi Sungai Kayan yang airnya berwarna coklat. Saya berangkat berangkat dari pinggiran Taman Sungai Kayan, Jalan Sudirman, Langgar Al Inayah Tanjung Selor, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Pergi bersama Direktur Badan Bina Potensi Masyarakat, Moch Anwar Prasetyo dan Faisal Rizal serta Ketua Kamar Dagang dan Industri Kaltara, Andi Mutung.

DEMI PRESIDEN JOKOWI

Gambar
Demi Presiden Demi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang akan lakukan kunjungan kerja di Kota Tarakan, saya merapat juga ke daratan Kota Tarakan dari Tanjung Selor, ibukota Provinsi Kalimantan Utara, pada Selasa 22 Maret 2016. BERANGKAT dari Tanjung Selor ke Tarakan menggunakan perahu motor di terimanl pelabuhan Kayan II, Sabanar Lama. Saat itu hujan rintik mengiringi perjalanan dari kediaman ke pelabuhan. Setibanya, saya langsung mendapatkan jadwal keberangkatan perahu motor pada pukul 08.30 Wita. Perahu motor melaju dengan lancar. Penumpang saat itu banyak, semua bangku terisi penumpang. Maklum pagi hari memang selalu penuh, jam-jam sibuk.

ISLAMIC CENTER TARAKAN BAITUL IZZAH

Gambar
Masjid Terbesar Kaltara Bangunan megah Islamic Center Tarakan Baitul Izzah yang merupakan masjid terbesar di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dan menjadi masjid kebanggaan masyarakat muslim di Kaltara, Senin 14 Maret 2016. (Photo by Budi Susilo)

PANTAI AMAL KOTA TARAKAN

Gambar
Berhenti di Jalur Menanjak dan Potret Jalan beraspal menanjak. Di pinggiran jalannya bertumbuh banyak pohon-pohon rindang yang memproduksi hawa udara yang lumayan segar. Tentu saja atmosifnya terasa berbeda dengan kondisi di pusat kota. INILAH kesan yang diperoleh saat saya melintasi kawasan hutan kota daerah Kampung Empat yang ada di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara yang merupakan jalur menuju ke arah Pantai Amal, pada Minggu 13 Maret 2016 siang. Sebelum bisa mencapai di lokasi ini, saya melewati sebuah rumah ibadah umat muslim, bernama Islamic Center Tarakan Baitul Izzah yang merupakan masjid terbesar di Provinsi Kalimantan Utara.