Postingan

Menampilkan postingan dengan label KABUPATEN BULUNGAN

JANGAN KASIH PULANG BANG TOYIB DONG

Gambar
Jangan Kasih Pulang Bang Toyib Dong Bang Toyib yang di dunia dangdut diwajibkan pulang ke rumah, namun Abang Toyib yang ini oleh beberapa pihak, satu di antaranya saya, jelas tidak menginginkan Bang Toyib pulang ke rumahnya yang ada di Pulau Sulawesi. PRIA itu bernama asli Arman Suyuti, 39 tahun, alias Saddang, alias Toyib, warga Desa Bukaka, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Arman alias Toyib sudah hampir setengah tahun lebih di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Dia menjadi pesakitan, terdakwa terduga kepemilikan sabu 2 kilogram yang diakumulasikan ke mata uang sebesar Rp 23 miliar dan melakukan tindak pidana pencucian uang. Hebat juga ya, uang saja pakai dicuci segala, saya saja paling bisanya mencuci baju sama sepeda motor.

PONDOK PESANTREN AL KHAIRAAT TANJUNG SELOR

Gambar
Fasilitasi Santri Sekolah ke Yaman Kemunculan   Pondok Pesantren (Ponpes) Al‑Khairaat di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, ibarat sinar fajar yang menerangi kehidupan masyarakat setempat yang haus akan nilai-nilai keislaman. Wujud kualitas membentuk santri yang cerdas dan bertakwa, ponpes ini memfasilitasi santrinya melanjutkan sekolah hingga luar negeri. SATU di antara santri yang sempat dikirim ke luar negeri mendalami ilmu agama Islam ialah Faturrahman, menjelaskan, usai lulus aliyah dari ponpes dirinya difasilitasi pergi ke luar negeri mendalami ilmu agama Islam di Timur Tengah negara Yaman. "Saya senang saja. Supaya ada pembanding, tambah pengalaman, kenal dengan banyak orang sesama saudara semuslim di Yaman," ujar pria kelahiran Selimau, 23 Maret 1994 ini saat ditemui Tribun di Tanjung Selor belum lama ini.

JALAN YANG TERBAIK

Gambar
Jalan yang Terbaik Sampai jumpa Tanjung Selor, semoga bisa bertemu lagi. Waktu itu, Kamis 7 April 2016 pagi adalah momen pamit pergi dari Tanjung Selor, tidak akan lagi menetap lama di daerah yang punya Tugu Cinta Damai ini. SUDAH hampir setahun lebih, sejak tahun 2015, saya bertempat tinggal di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Sudah cukup puas merasakan hidup di Tanjung Selor yang tentram dan nyaman. Saya pergi meninggalkan Tanjung Selor menuju ke Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara menggunakan transportasi air perahu motor. Kala itu, tanpa diduga, saya bertemu satu perahu motor dengan Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Selor, Gunawan Wibisono. “Saya mau ada acara di Samarinda,” ungkapnya.

SUNGAI SABANAR TELUK SELIMAU KALIMANTAN UTARA

Gambar
Menikmati Lestarinya Alam Suara berisik beberapa perahu ketinting yang lalu-lalang di Sungai Sabanar, meramaikan Teluk Selimau, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Inilah yang terekam pada pagi itu, Senin 28 Maret 2016. Di dermaga Teluk Selimau, Kelurahan Tanjung Selor Timur cukup menghibur diri ini yang mulai bosan dengan suasana kehidupan perkotaan. Sinar matahari pagi yang menerangi Teluk Selimau memperlihatkan geliat kehidupan perairan sungai. Airnya coklat, dikejauhan masih banyak terlihat daratan yang ditumbuhi semak belukar pepohonan hijau. Segar di pandang mata, indahnya bumi yang alami belum dikotori bangunan-bangunan industri, perkantoran, dan perumahan.

TRANSMIGRASI SP6 DESA SALIMBATU

Gambar
Melintasi Air Pasang     Suatu hari, cuaca sedang cerah, sekitar 09.30 Wita, pada Minggu 20 Maret 2016. Saya bersama kawan seperjuangan melakukan perjalanan ke daerah transmigrasi SP 6 Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). BAGI saya, ini adalah pengalaman pertama mengunjungi lokasi transmigrasi SP 6 Desa Salimbatu. Untuk mencapai ke lokasi supaya mudah dan singkat waktu tempuh, syaratnya menggunakan alat transportasi air, mengarungi Sungai Kayan yang airnya berwarna coklat. Saya berangkat berangkat dari pinggiran Taman Sungai Kayan, Jalan Sudirman, Langgar Al Inayah Tanjung Selor, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Pergi bersama Direktur Badan Bina Potensi Masyarakat, Moch Anwar Prasetyo dan Faisal Rizal serta Ketua Kamar Dagang dan Industri Kaltara, Andi Mutung.

SIAPKAH BUPATI SUDJATI

Gambar
Siapkah Bupati Sudjati Pemilihan kepala daerah sudah usai, sudah ada bupati terpilih untuk Kabupaten Bulungan, yakni Sudjati bersama pasangannya Ingkong Ala. Kala kampanye dahulu pasangan ini menggunakan slogan Siap.   SEKARANG pasangan Sudjati-Ingkong Ala sudah terpilih, dilantik sekitar Februari 2016. Apakah slogan Siap itu hanya sekedar surga telinga ? Atau benar-benar dilaksanakan. Saat usai dilantik oleh Gubernur Kalimantan Utara, Bupati Sudjati berjanji ingin membangun daerah ke arah pinggiran dan terpelosok ketimbang di wilayah Kecamatan Tanjung Selor. Alasannya, Bupati Sudjati ingin turut sukseskan program nawacita Presiden Jokowi yang berkomitmen memperhatikan pembangunan daerah terpelosok dan pinggiran.

DESA ANTINARKOBA KALIMANTAN UTARA

Gambar
Mau Dib entuk Lagi Tugas barunya sebagai Dandim 0903 Tanjung Selor, membuat Letkol Dannie Hendra mesti melakukan gebrakan kerja. Amanah yang disematkan di pundaknya, akan dijalankan penuh tanggungjawab dan menghasilkan terobosan baru yang baik. Satu di antaranya adalah akan melakukan pencanangan desa anti narkoba dan penambahan personel angkatan darat untuk ditempatkan di wilayah-wilayah perbatasan yang ada di Kabupaten Bulungan. Soal desa anti narkoba sudah dilakukan oleh Dandim sebelumnya di Desa Bumi Rahayau, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.

EARTH HOUR TANJUNG SELOR

Gambar
Lampu Padam  Pengunjung Wifi Corner Bingung Sejumlah orang pengunjung Wifi Corner Telkom Tanjung Selor bingung saat pukul 20.30 Wita, seluruh lampu perusahaan plat merah ini sengaja dimatikan, pada Sabtu 19 Maret 2016. SATU di antaranya Irul, warga Sengkawit Tanjung Selor, merasa heran ketika sedang menikmati jaringan internet berbayar tiba-tiba lampu dimatikan. “Aliran listrik tidak padam. Kenapa lampunya dimatikan. Apa ada konsleting listrik,” ungkapnya. Sejurus kemudian, Riko petugas telkom menjelaskan, alasan memadamkan lampu karena Telkom Tanjung Selor sedang mengikuti program earth hour atau jam bumi yang merupakan bukti dukungan gerakan kelestarian bumi.

WISATA KULINER SELIMAU PARK

Gambar
Ikannya Dipancing Lalu Dimasak Mengisi waktu liburan akhir pekan, paling asyik itu menikmati wisata kuliner bersama keluarga, atau dengan orang-orang tercinta Anda. Nah, untuk Anda yang sekarang sedang berada di Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara, cobalah sempatkan diri mengunjungi restoran Selimau Park. Di tempat ini, tersedia sajian kuliner seafood, sekaligus bisa sambil menikmati alam indah wahana wisata keluarga. Kehadiran restoran Selimau Park yang ada di Kelurahan Tanjung Selor Timur ini, untuk melepas dahaga akan hiburan yang menyenangkan.     Konsep kuliner di restoran Selimau Park adalah perdesaan. Setiap pengunjung yang ingin memesan makanan ikan, bisa terlebih dahulu memancing di sebuah empang. Ikan didapat, langsung bisa dimasak.

SUNGAI KILOMETER 16 TANJUNG SELOR

Gambar
Airnya Bagus Untuk Bersihkan Badan Mungkin Anda sekalian sedang bosan karena berlama-lama berada di dalam ruangan, atau lagi penat karena pekerjaan kantor. Sesekali sambangilah alam indah sungai alami yang ada di Kilometer 16, Jalan Poros Bulungan Berau, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. SUNGAI ini menawarkan segudang rindu. Sekali berkunjung, pastinya akan ketagihan lagi untuk kembali menginjakkan alam sungai ini. Di tempat ini kita bisa merasakan kesegaran airnya yang berasal dari perbukitan. Airnya bersih, mengalir deras, dan dingin. Lokasi ini pantas disebut wisata alam air sungai. Bebatuan yang menghiasi di sungai ini memberikan lantunan gemericik air, seakan kita mendengarkan paduan suara alam, yang menghibur meramaikan suasana hari liburan.

SUNGAI SEKATAK KALIMANTAN UTARA

Gambar
Riang Berenang Siang yang sendiri pergi ke tepian sungai Sungai yang membelah dua desa Sekatak Ajaib, suasana damai terukir. Memandangi hamparan air yang tenang Anak-anak riang, berenang di sungai yang selalu ramai Bersihkan tubuhnya yang bugil tanpa sehelai benang Itulah cerminan kepolosan bocah-bocah perdesaan Sekatak Yang akan menjadi kenangan, kesan yang selalu terkenang

PDAM BULUNGAN KALIMANTAN UTARA

Gambar
Habis Padam Listrik Terbitlah Internet Sekarat Persoalan ketersediaan infrastruktur tenaga listrik dan jaringan internet menghambat pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bulungan. Usai dihantam pemadaman listrik selama seharian beberapa hari lalu, kini perusahaan air plat merah ini terkendala putusnya saluran internet. Akibat ini, menghambat kerja PDAM. “Kantor tutup sementara. Internetnya lagi putus. Yang mau bayar air belum bisa,” ungkap Azis, petugas keamanan kepada pelanggan yang datang ke kantor PDAM di Jalan Rambutan , Kamis 10 Maret 2016 .

PERTANIAN KEDELAI BULUNGAN 2

Gambar
Tersisa Ratusan Lahan Lowong Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bulungan menyediakan kesempatan penanaman kebun kedelai bagi 1000 hektar pasang surut. Namun sejauh ini, banyak yang belum berminat mengambil peluang ini. Saat menemui Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan, Muhammad Iqbal, menuturkan, sejak ditawarkan programnya, pada awal tahun 2016, petani yang berminat menanam kedelai lahan pasang surut ini baru mencapai 600 hektar. “Masih ada sisa 400 hektar lagi. Saya bermohon kepada camat atau lurah yang warganya ingin menanam kedelai segera hubungi kami,” ujarnya usai mengikuti rapat koordinasi dengan Bupati di Jalan Jelarai, Kamis 3 Maret 2016.

DESA TURUNG | SEKATAK | KALIMANTAN UTARA

Gambar
Berkunjung ke Turung Memasuki akhir pekan, saya ikut menumpang rombongan Wakil Bupati Bulungan, Ingkong Ala, yang melakukan kunjungan kerja keluar perkotaan Tanjung Selor, menyambangi Desa Turung, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Sabtu 27 Februari 2016. KUNJUNGAN kerja yang pertama kalinya bagi Wabup Ingkong itu adalah meresmikan Gereja Kemah Injil Indonesia Desa Turang. Kami berangkat sejak pukul 08.18 Wita dengan cuaca yang sangat bersahabat, arus lalu-lintas lancar, tidak macet seperti perkotaan Jakarta.   Bagi saya, menuju Kecamatan Sekatak bukan yang pertama kalinya. Pada momen ini, terhitung sudah yang kedua kalinya. Mencapai daerah Sekatak dari Tanjung Selor, butuh waktu perjalanan sekitar 3 jam.

DESA KELUBIR | BULUNGAN | KALTARA

Gambar
Iswadi akan Kemas Beras Desanya Kebijakan Kementrian Transmigrasi Republik Indonesia yang akan mengucurkan Dana Desa dua kali dalam setahun, disambut baik kepala desa. Satu di antaranya Desa Kelubir yang dananya akan dimanfaatkan untuk mensukeskan program One Village One Product. Secara tata letak, Desa Kelubir berada di Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Kepada Tribun , Kepala Desa Kelubir, Iswadi, menuturkan, penggunaan dana desa nantinya akan difokuskan bagi kemajuan industri pertanian, yang menghasilkan ciri khas produk andalan desa. “Kami menggali sumber daya yang ada di desa. Keunggulan desa kami akan kami pasarkan demi menambah kesejahteraan masyarakat,” tuturnya pada Kamis, 25 Februari 2016.

CERITA BEKAS PENGIKUT GAFATAR 2

Gambar
Kini Di Pengungsian  Tiada Fasilitas Guru Sekolah   Menjelang siang, sejumlah anak-anak bekas pengikut Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) wilayah Kabupaten Bulungan terlihat bersemangat belajar di pelataran depan mushollah Gedung Diklat, Rabu 24 Februari 2016. MEREKA yang belajar adalah anak-anak usia antara tiga hingga enam tahun. Tanpa ada bimbingan dari guru pendidikan formal, kegiatan belajar bisa berlangsung dengan baik dan aman. Pengajarnya para ibu-ibu para pengungsi Eks Gafatar, yang juga adalah ibu kandung anak-anak tersebut. Pengamatan Tribunkaltim , ada yang belajar membaca dan menulis, mempelajari pelajaran matematika, perhitungan sederhana serta belajar menyanyi.

TAMBANG BATUAN GALIAN BULUNGAN 2

Gambar
Disediakan Dana  Penertiban Tambang Liar   Rencananya, Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Utara akan menyediakan anggaran daerah untuk kegiatan operasional razia kegiatan pertambangan galian batuan dan pasir di seluruh kabupaten kota. Sugiono, Kepala Dinas ESDM Kaltara, saat bersua dengan Tribun menjelaskan, sebagai langkah awal dirinya sudah berkoordinasi dengan kepolisian resort (Polres) Bulungan sebagai perisai utama dalam penertiban pertambangan ilegal itu.     “Selama ini praktek mereka (petambang batu dan pasir) tidak ada izin. Kami akan tertibkan. Yang tidak ada izin akan ditindak. Kami akan berlakukan untuk semua daerah seluruh K altara,” katanya, Selasa 23 Februari 2016 .

DESA KARANG AGUNG | BULUNGAN | KALTARA

Gambar
Demi Menggapai Keagungan Pagi itu, awan mendung sedang bertapa tak menunjukkan eksistensinya. Kesempatan sang fajar menyebarkan sinar hangatnya ke seluruh penjuru perkotaan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Se nin 2 2 Februari 2016. Momen cuaca yang bersahabat itulah, yang membuat saya bisa berkesempatan untuk menyambangi Desa Karang Agung, yang lokasinya berada di luar Kecamatan Tanjung Selor. Desa tersebut masuk dalam pelukan Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Untuk mencapai ke desa ini dibutuhkan waktu hingga satu jam lebih.

MASJID AGUNG ISTIQOMAH TANJUNG SELOR

Gambar
Berdiri Kokoh Bangunan Masjid Agung Istiqomah yang berdiri kokoh di bilangan Jalan Kolonel Soetadji Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara pada Minggu 21 Februari 2016. Pada tahun ini masjid terbesar dan termegah di Kabupaten Bulungan ini akan dijadikan tempat penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran tingkat kabupaten dan provinsi.    

MENYENTUH AWAN MENDUNG

Gambar
Menyentuh Awan Mendung Awan hitam menggulung-gulung di atas sana, di sebuah tempat yang bernama langit. Hitam pekat. Mereka yang merasa berada di bawahnya akan muncul perasaan, itu sangat menyeramkan !. Angker, layaknya gambaran kisah drama horor di layar kaca televisi. TIDAK. Itu tidak seperti apa yang dibayangkan, berkesan mistis menyeramkan. Tidak. Itu tidak bermuatan magis iblis. Itu sama halnya seperti mata manusia, kadang bisa kantuk, juga bisa mendelik. Langit berubah warna, bukti adanya kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa. Jalan beraspal, menuju daratan tinggi demi menggapai langit kapas yang menghitam. Tak mungkin tergapai. Butuh pesawat sukhoi atau kuda pegasus untuk menjangkaunya.