Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ekonomi

DOMPET AMAN NGGAK

Gambar
Dompet Aman Nggak? (Jongfajar Kelana)

MIWAN TERBANG MELAYANG ENTAH KEMANA

Gambar
Terbang Melayang Entah Kemana  (Jongfajar Kelana)

NGERI KETIPU MIWAN

Gambar
Ngeri Ketipu Mi One (Jongfajar Kelana)

TAK ADA GARAM HANYA SUSU

Gambar
Tak Ada Garam hanya Susu  Jongfajar Kelana

KERETA API KALTIM TUT TUT TUUT

Gambar
Proyek Kereta Api Perlu Satu Miliar Dolar Rencana pembangunan rel kereta api trans Kalimantan Timur (Kaltim) yang menghubungkan Kutai Barat-Penajam Paser Utara dan Kutai Barat-Kutai Timur memasuki babak baru. Waktu senin 10 Juni 2017, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak bertemu dengan sejumlah investor Rusia di Hotel Gran Senyiur, Kota Balikpapan.   Menurut Sergey Kuznetsov, President Director Kereta Api Borneo, menjelaskan, penggarapan transportasi darat kereta api yang ada di Kaltim membangun pada dua jalur yakni jalur selatan dan jalur utara. Pembagian jalur selatan berada di Penajam Paser Utara (PPU) hingga Kutai Barat (Kubar), sementara wilayah pembanguan kereta api di utara mencakup Muara Wahau hingga Maloy Kutai Timur. Pembangunan infrastruktur kereta api ini tiap jalur selatan dan jalur utara memakan investasi sekitar 1 miliar dolar Amerika Serikat. Dana ini berasal dari investasi swasta.    Jongfajar Kelana "Sebagai langkah awal, kereta api...

BALIKPAPAN BANGKRUT

Gambar
Balikpapan Bangkrut  Jongfajar Kelana

IMPOTENSI EKONOMI BALIKPAPAN

Gambar
Impotensi Ekonomi Balikpapan Kondisi keuangan daerah Balikpapan mengalami penurunan diakibatkan melemahnya kekuatan ekonomi. Dampak lemahnya ekonomi membuat anggaran Balikpapan tak bisa seperti dahulu kala yang mencapai kejayaan. Menurunnya produktivitas dan jatuhnya harga minyak jadi satu di antara faktor pendorong Balikpapan mengalami pelemahan keuangan daerah , anggaran tiada lagi tajir seperti zaman dahulu kala sampai tumpah meluber. Selama ini Balikpapan sangat mengandalkan ekonomi sektor pertambangan energi, tak heran banyak orang menggembar‑gemborkan Balikpapan sebagai kota minyak.

MAKAN CABAI KAYA RAYA

Gambar
Makan Cabai Kaya Raya  Jongfajar Kelana

CABE NAIK SELANGIT

Gambar
Pedagang Berdoa Lekas Turun Harga Komoditi cabai di Pasar Pandansari Kota Balikpapan masih berada dipuncak teratas berbandrol harga ratusan ribu per kilogramnya. Harga yang tinggi ini nangkring sejak awal tahun Ayam Api. Saat itu saya pada Kamis 2 Maret 2017 sore sekitar pukul 18.00 Wita sambangi pasar tradisional terlengkap di kota minyak, Provinsi Kalimantan Timur. Matahari beranjak terbenam, awan mulai gelap, beberapa pedagang masih ada yang membuka lapak jualannya di depan jalan Pasar Pandansari.

MAINAN IMPOR OM

Gambar
Mainan Impor Om  Jongfajar Kelana

LAGI PEDAS JANGAN PANAS

Gambar
Lagi Pedas Jangan Panas  Jongfajar Kelana

CABAI CABE MENGUAT

Gambar
Cabai Cabe Menguat  Cabai di sebagian besar daerah di Indonesia harganya meroket di luar batas kewajaran. Satu di antaranya cabai di Pasar Pandansari Kota Balikpapan Kalimantan Timur per kilogramnya pernah mencapai seratus ribu rupiah. Ini terjadi seusai liburan tahun baru. Analisa harga cabai menjadi melangit karena musim penghujan. (Jongfajar Kelana)  

MANGKAL MELAWAI BALIKPAPAN

Gambar
Mangkal Melawai Balikpapan Setiap menjelang senja kawasan Pantai Melawai Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur banyak pedagang kaki lima yang suguhkan ragam jajanan. Daerah ini menjadi lokasi idaman wisata kuliner kaum urban (Jongfajar Kelana)

TAN MALAKA DALAM RUPIAH

Gambar
Tan Malaka dalam Rupiah  Jongfajar Kelana

INDUSTRI MANUFAKTUR BERBASIS LOKAL

Gambar
DIKSUSI PUBLIK MENGAGAS BALIKPAPAN LEBIH BAIK (8) Perlu Industri Manufaktur Berbasis Lokal Sebelum mengalami defisit anggaran keuangan daerah, Balikpapan lebih banyak mengandalkan pertambangan batu bara dan minyak. Di saat sektor pertambangan jatuh di pasar dunia, Balikpapan merasakan sesak nafas, kesulitan keuangan. Seandainya kala itu Balikpapan berhasil mengembangkan manufaktur mungkin akan lain cerita. SAAT diskusi publik "Menggagas Balikpapan Lebih Baik," di kantor Tribunkaltim bersama LSM Laskar Antikorupsi Indonesia, Wahidin, Perencana Kota Kalimantan Timur, menuturkan, Balikpapan itu sebenarnya seperti Amerika Serikatnya Republik Indonesia. "Balikpapan mau dibawa kemana belum jelas," ujarnya kala itu.   Belum lama ini dirinya mengikuti rapat daerah Badan Perencanaan Daerah Balikpapan yang menyimpulkan dari pertemuan ini, Balikpapan masih berkutat pada kegiatan impor, mengandalkan pasokan dari luar daerah Balikpapan. "Tidak ada manufaktu...

TUMBUHKAN KEWIRAUSAHAWAN BALIKPAPAN

Gambar
DISKUSI PUBLIK MENGGAGAS BALIKAPAN LEBIH BAIK (6) Entaskan Pengangguran Kota  Melalui Kewirausahawan Menciptakan kewirausahawan di kota minyak Balikpapan belum memenuhi harapan. Memunculkan mental wirausaha kurang menggairahkan. Melihat wirausahawan di Balikpapan masih bisa dihitung dengan jari. Padahal keberhasilan dan kemajuan ekonomi sebuah daerah itu diukur dari banyaknya jumlah kewirausahawan. Ketika Rektor Universitas Balikpapan (Uniba), Piatur Pangaribuan, memberikan pandangannya dalam diskusi publik Tribunkaltim bersama LSM Laskar Antikorupsi Indonesia beberapa hari yang lalu terungkap, Balikpapan membutuhkan sumber daya manusia yang menjiwai dan mempraktekan kewirausahawan. Katanya, mengenai kewirausahawan pemerintah kota mesti mengambil peran, mengayomi dan melindungi supaya tercipta wirausahawan-wirausahawan baru. "Menekan angka pengangguran pemerintah harus berhasil mendukung terciptanya wirausahawan baru," ujarnya.

KREATIF MENGGALI PENDAPATAN DAERAH

Gambar
DISKUSI PUBLIK MENGGAGAS BALIKPAPAN LEBIH BAIK (5) Kreatif Menggali Pendapatan Daerah Defisit keuangan daerah Kota Balikpapan dianggap menyadarkan pemerintah kota untuk selalu berkreativitas agar bisa keluar dari krisis. Ramuan paling jitu yang ditawarkan ialah melakukan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan secara progresif dan inovatif. Saat perbincangan diskusi publik "Menggagas Balikpapan Lebih Baik" di kantor Tribunkaltim bersama LSM Laskar Anti Korupsi Indonesia belum lama ini, beberapa aktivis, akademisi dan perwakilan pemerintah kota berniat meningkatkan dan melakukan diversifikasi PAD. Usulan yang mengemuka datang dari Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Balikpapan, Leo Sukoco, menuturkan, peluang PAD yang dimiliki daerah Balikpapan potensinya sangat besar. Pemerintah bersama elemen masyarakat sosial lainnya wajib bertemu kembali berdiskusi mengenai tingkatkan PAD yang selama ini dianggap belum maksimal.

GOTONG-ROYONG TENTARA DAN PETANI GUNUNG BINJAI

Gambar
Bangun Bendungan dari Ribuan Karung Pasir Menjelang matahari terbenam, sinar surya yang masih sepenggelan menyinari hamparan persawahan yang menghijau di Gunung Binjai, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Kamis 13 Oktober 2016. SUASANA alamnya yang permai perdesaan, memberi warna kota minyak sebagai metropolitan yang masih menonjolkan agrarisnya. Pengelolaan sawah ditempat ini dibangun dengan suasana kekeluargaan. Kala itu, Romadhan yang ditemani istri dan rekannya dari Babinsa, masih terlihat sibuk menancapkan bibit padi di sebidang tanah sekitar satu hektar. Kegiatan bertani itu memasuki masa tanam kedua.

KALIMANTAN MENATAP PERTANIAN

Gambar
  Kalimantan Menatap Pertanian Selama ini di Pulau Kalimantan, terkhusus Kalimantan Timur (Kaltim) dikenal daerah yang paling mahal akan hasil pertaniannya bila dibandingkan dengan Pulau Sulawesi apalagi Pulau Jawa. Padahal Kalimantan itu berpotensi besar menggarap pertanian karena punya lahan yang luas. PAGI itu Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sula i man, membuka rapat koordinasi pangan Kalimantan di Hotel Grand Jatra Balikpapan, pada Rabu 12 Oktober 2016. Saat memberi sambutannya, pria yang lahir di Bone itu mengatakan, selama ini Kalimantan sangat bergantung pemenuhan pangannya pada Pulau Jawa dan Pulau Sulawesi. Akibat hal ini harga-harga pangan dianggap mahal disebabkan biaya angkut yang jauh.

RAMUAN PERTANIAN UNTUK KALIMANTAN

Gambar
Ramuan Pertanian Untuk Kalimantan Membangunkan macan yang sedang tertidur pulas, dengan harapan ketika bangun dari tidur panjangnya sang macan akan mengaum menggetarkan bumi, menunjukan taringnya. Ungkapan inilah yang cocok dianalogikan kepada Pulau Kalimantan, terkhusus Provinsi Kalimantan Timur. BELAKANGAN pemerintah pusat mulai melirik Kalimantan sebagai lumbung pangan Indonesia. Satu pijakan awalnya, melalui Menteri Pertanian Republik Indonesia, menggelar Rapat Koordinasi Pangan Kalimantan di Kota Balikpapan, pada Rabu 12 Oktober 2016 yang mengambil tajuk "Mandiri Pangan, Borneo Sejahtera." Kalimantan itu daratannya luas, sangat berpotensi tinggi nilai ekonomi pertaniannya. Menggali lebih dalam pertanian Kalimantan, Indonesia akan mengalami swasembada pangan, tidak perlu lagi bergantung pada Pulau Jawa dan Pulau Sulawesi, apalagi mengambil langkah impor, membeli dari negara lain.