Postingan

RAMBAI PADI | TANJUNG SELOR | KALIMANTAN UTARA

Gambar
Rambai Padi  Digenangi Luapan Sungai Kayan RAMBAI Padi . Ini adalah nama jalan yang berada di Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Di Jalan Rambai Padi sendiri, sebenarnya tidak ada padi ilalang. Itu hanyalah nama saja.  Nah, sejak Selasa 10 Februari 2015, tempat ini tergenang air banjir setinggi mata kaki orang dewasa. Dan kemudian, dua hari kedepannya, tinggi banjir bertambah hingga mencapai setinggi sekitar 50 centimeter. Kata orang-orang yang telah lama tinggal bertahun-tahun di Jalan Rambai Padi ini, belum pernah merasakan banjir sebesar ini. Kalau pun usai hujan deras dengan intensitas lama, Jalan Rambai Padi tetap terbebas dari banjir.

BULUNGAN BANJIR

Gambar
Bulungan Banjir AWAN mendung mengepung Tanjung Selor, ibu kota dari Kabupaten Bulungan. Ini aku rasakan sampai jelang pertengahan bulan, di bulan kedua tahun 2015, yang kalau adat orang Tionghoa bilang, tahunnya Kambing Kayu.  Ini Februari, semestinya tempat ini berkawin dengan musim panas, bukan bermesraan dengan air hujan yang turun deras berhari-hari tanpa henti. Untung saja masih berbaik hati, hanya air yang turun, tidak bersama angin yang bertiup kencang. Kemarin itu, belum lama (dari tanggal 10 hingga 13 Februari 2015) , banjir melanda. Genangan airnya tinggi, berwarna coklat seperti kopi susu. Orang-orang, sebagian besar, tidak mengira kalau air banjirnya akan menggerayangi seluruh daratan Tanjung Selor.

TAMAN NASIONAL KUTAI | KALIMANTAN TIMUR

Gambar
Sensasi Pagi di Belantara Hutan  MASIH ingat pagi itu, saya menggunakan sepeda motor matik dari Gang Banjar, Teluk Lingga, Sangatta, Kabupaten Kutai Timur melancong ke arah Taman Nasional Kutai Timur yang berjarak sekitar puluhan kilometer, Minggu 7 Desember 2014. Perjalanan yang pertama kali ini, buat saya pribadi sungguh tidak melelahkan. Maklum, kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya akan tambah semakin rindu untuk mengunjunginya lagi. Hem, saya lebay yak. Sebenarnya berwisata ke hutan lindung tidak dalam perencanaan, sebab niat awal mau kunjungi Teluk Lombok Kutai Timur, namun berhubung dalam perjalanan melewati Taman Nasional, maka saya pun menyempatkan diri untuk singgah sejenak, masuk ke taman, melihat-lihat panorama alam hutannya.

VIDEO PERAHU KETINTING BERSELIWERAN DI JALANAN

Gambar
Perahu Ketinting Berseliweran di Jalanan Kalimantan Utara http://youtu.be/wcMTScxbP5c   Banjir yang menggenangi perkotaan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara, membuat para pemilik perahu Ketinting mengambil ide, mencari rezeki sebagai ojek ketinting, keliling kota Tanjung Selor . Fenomena ini muncul saat debit air Sungai Kayan meluap masuk ke area daratan perkotaan Tanjung Selor , yang terjadi mulai Rabu (11/2/2015) lalu. Luapan Sungai Kayan akibat air kiriman dari daerah hulu yang sudah tidak lagi menampung resapan air hujan. Akibat ini, Tanjung Selor kena imbas, banjir sampai setinggi hingga mencapai satu meter di beberapa tempat, seperti di antaranya Jalan Rambutan, Jalan Katamso, Jalan Sudirman, Jalan Manggis dan Jalan Salak.

TAMAN PINGGIRAN SUNGAI KAYAN | KALIMANTAN UTARA

Gambar
Taman Cerminan Masyarakatnya  TAMAN di suatu daerah, akan memancarkan suasana indah. Keberadaan taman bunga atau sejenisnya, menggambarkan sebuah daerah yang memperhatikan betul nilai-nilai budaya dan estetika. Tanjung Selor, sebuah kecamatan di Kabupaten Bulungan yang rencananya akan menjadi sebuah Kotamadya pun mulai berbenah, telah melakukan langkah, berupaya berinovasi membangun taman-taman kota. Seperti halnya taman bunga yang ada di pinggiran Sungai Kayan, Kalimantan Utara. Taman yang memanjang ini dilengkapi lintasan pedestarian, diharapkan bisa menjadi aset penting bagi daerah, terutama dalam memajukan potensi ekonomi berbasis wisata. 

BERDOA DAN SHOLAT KHUSUK

Gambar
Alaq Dikirimi Malaikat Pembasmi Perampok ANGKA jam menunjukan 12.15 Wita. Waktu ini menandakan selesainya azan pertama ibadah sholat jumat di Masjid Agung Istiqomah, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, pada Jumat 20 Februari 2015. Sebagai penyampai kutbah jumat saat itu ialah Ustad Mu’min Al Haq. Dalam kutbahnya, dia menjelaskan, mengenai dahsyatnya berdoa dan sholat, yang fungsinya sebagai kekuatan bagi umat manusia. “Semakin banyak bersawalat maka kita akan memperoleh syafa’at,” ujarnya.   Ada cerita, seseorang bernama Abu Mu Alaq, yang merupakan saudagar kaya raya di tanah arab sana. Meski kaya raya, Alaq ini punya budi pekerti yang luhur, selalu taat kepada Allah SWT.

BUPATI BULUNGAN IKUT NIMBRUNG | KALIMANTAN UTARA

Gambar
Bang Bud Biasa Aja Dong MENUNGGU kedatangan Pangdam Mulawarman hampir dua jam lebih di Brigif 24/BC, sempat membuat saya, juga teman saya bernama Norjannah dari Koran Kaltara dan Puput Susmita reporter Bulungan Post resah gelisah. Soalnya waktu akan mendekati senja, jam sudah akan mendekati ke pukul tiga sore. Pada jam ini, bagi kami biasanya sudah memasuki jam kritis. Kami ini, seakan dihantui deadline dapur redaksi pemberitaan.  Apa daya, narasumber yang dinanti-nanti, yakni Mayjen Benny Indra Pujihastono, Pangdam VI / Mulawarman belum juga tiba di lokasi, Selasa 17 Februari 2015. Seng sabar yo nak . Begitulah pesan-pesan leluhur kami terdahulu, upaya tuk menghibur diri ini.