Postingan

TUGU TELUR PECAH | KABUPATEN BULUNGAN | KALIMANTAN UTARA

Gambar
Simbol Kehidupan yang Dinamis PALING asyik itu jalan-jalan di pagi hari, berkeliling Tanjung Selor Hilir, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Inilah waktu yang saya manfaatkan untuk berkelana mengitari kota, pada Kamis 15 Januari 2015. Tidak secara sengaja, saya pun temukan sebuah pertigaan jalan. Nah, di pertigaan jalan ini, berdiri bangunan berbentuk tugu telur pecah. Disebut telur pecah, karena memang ada benda yang menyerupai telur pecah. Dari dalam telur pecah itu, keluar sosok seorang wanita yang disebut Puteri Lemlai Suri sambil melambaikan tangan kanan. Perempuan ini berambut panjang, ditemani seekor burung Enggang, hewan unggas khas pulau Kalimantan. 

TUGU ATAP LAMIN | KABUPATEN BULUNGAN | KALIMANTAN UTARA

Gambar
Meneduhi Kota Ibadah BERSEPEDA motor pinjaman, saya memanfaatkan waktu untuk berkeliling-keliling, melihat seputaran ibukota dari Kabupaten Bulungan, Tanjung Selor, pada Kamis 15 Januari 2015 pagi. Jalanan kota Tanjung Selor menyerupai Kota Gorontalo, di Provinsi Gorontalo, yang menyimpan banyak perempatan jalan. Buat mereka yang baru pertama kali datang, mungkin akan dibuat bingung, linglung.  Itulah suguhan Tanjung Selor, sebuah daerah yang bakal kuat menjadi ibu kota dari provinsi Kalimantan Utara. Ketika saya akan mendekat ke arah hutan kota, persis di perempatan jalan terdapat tugu kota yang berbentuk sebuah atap rumah Lamin, sebuah ciri khas rumah adat yang ada di Kalimantan.

PEMADAM KEBAKARAN TANJUNG SELOR | KALIMANTAN UTARA

Gambar
Dahulu  Ada Kebakaran Ke Kantor Damkar Dulu Duduk santai di depan gelas kopi susunya yang ditaruh di atas meja kayu, Mahmud Kopong (41) mengingat betul masa silamnya di tahun 1996, yang sebatang kara menjadi petugas pemadam kebakaran di Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bulungan. Dia bercerita, waktu itu statusnya masih sebagai pegawai honorer yang hanya digaji Rp 65 ribu per bulan dengan jam kerja yang tidak menentu. “Kalau malamnya ada kebakaran, ya saya harus kerja. Jam kerjanya tidak mengenal waktu,” tuturnya, Senin 12 Januari 2015.  Mahmud diberi tanggungjawab sendiri, menangani bencana kebakaran di kawasan Bulungan. “Dulu hanya saya sendiri. Mobil pemadamnya juga hanya satu saja,” kata pria kelahiran Flores ini.

TRANS KALIMANTAN | KECAMATAN TANJUNG PALAS | KABUPATEN BULUNGAN | KALIMANTAN UTARA

Gambar
Menjelajah Bekas Longsoran Tanah LONGSOR. Bencana inilah yang menghiasi sepanjang jalan Trans Kalimantan di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Saya bersama teman lainnya, Erfan, Iwan Setiawan, Norjannah, Putri Susmita, dan Bayu, mendatangi lokasi ini, ingin melihat seperti apa ‘serangan’ longsoran tanah itu, Sabtu 17 Januari 2015. Pergi ke trek Trans Kalimantan, kami menggunakan sepeda motor, melintasi daratan yang berkelok-kelok, jalanan yang menurun dan mendaki, dan dipenuhi asesoris hutan belantara Kalimantan yang masih sejuk dan rindang, dipenuhi pemandangan hijau alam.  Dan ternyata benar, setiba di lokasi ada lima jalan yang ternoda longsoran tanah. Lokasi ini, kami bisa temui di sepanjang jalur Trans Kalimantan, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan. 

KESULTANAN BULUNGAN | TANJUNG PALAS | KALIMANTAN UTARA

Gambar
Singgah di Istana Sultan Bulungan  Usai berhasil menyeberangi Sungai Kayan dari Tanjung Selor ke Tanjung Palas, saya pun langsung melihat bangunan unik, serupa dengan bangunan model rumah panggung tempoe doeloe , Sabtu 17 Januari 2015. Saya mendatanginya, melihat-lihat dan ternyata itu adalah rumah istana yang dahulu katanya, sebagai tempat Kesultanan Bulungan.  Kini, rumahnya sudah disulap menjadi museum peninggalan peradaban Kesultanan Bulungan. Semua peninggalan jejak-jejak Sultan Bulungan disimpan, dijaga baik-baik.

TANJUNG PALAS | KABUPATEN BULUNGAN | KALIMANTAN UTARA

Gambar
Menyeberang Ke Tanjung Palas KEDUA daerah, yaitu Kecamatan Tanjung Selor dan Kecamatan Tanjung Palas di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, dipisahkan oleh sungai Kayan, yang setiap musim kemarau air sungainya tidak pernah kering.  Saya yang berada di Tanjung Selor pada Sabtu 17 Januari 2015 siang, untuk pertama kalinya menyeberangi Sungai Kayan, menginjak Kecamatan Tanjung Palas.  Saya tidak pergi sendiri, bersama rekan enam jurnalis media cetak lainnya, kami menuju ke dermaga Tanjung Palas menggunakan perahu penyeberangan, sejenis Katinting, perahu yang berukuran ramping dan memanjang.

PERCIKAN RAHMAT ALLAH

Gambar
Percikan Rahmat Allah Malam itu, usai sholat isya berjamaah, Masjid Habib Ahmad Al Kaf menggelar tabliq akbar Maulid Nabi Muhammad SAW, pada Rabu 14 Januari 2015 di Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Sebagai pengkutbah, disampaikan langsung oleh Habib Hasyim Assegaf. Dalam kutbahnya, Hasyim mengingatkan, majelis taklim itu surganya dunia.  Karena itu, seluruh umat muslim di Bulungan yang datang ke acara Maulid seperti ini, tidak ubahnya telah mengunjungi surga dunia, memperoleh keberkahan nikmat iman dan takwa.