Postingan

MEMBUNUH BANJIR

Gambar
Membunuh Banjir SEMUA orang mengimpikan daerah yang ditinggali tak ingin lagi diterjang banjir. Mengingat bencana ini telah membuat banyak derita walau juga kadang ada orang yang menganggap sebagai hal yang wajar, atau sudah terbiasa. Upaya dan daya seperti dari pemerintah dikerahkan untuk memecahkan persoalan bencana banjir. Apalagi persoalan banjir juga turut mempengaruhi kredibilitas kinerja pemerintahan. Jika banjir masih melanda terus-menerus, maka rakyat akan berkesimpulan bahwa kinerja pemerintah tak becus, kurang pandai menjalankan amanah rakyat.  Meluapnya sungai di daerah Pindang Kota Tangerang  (photo by budi susilo) Sebaliknya jika banjir mampu ditaklukan sehingga banjir telah mati di republik ini, maka warga akan memberikan citra positif kepada kinerja pemerintah secara nyata, dan pemerintah bukan lagi sekedar pencitraan yang tersandera oleh sandiwara.  Rakyat akan sangat membanggakan pemerintah. Dan artinya, semua program-progr...

GENERASI PEMBELAJAR BANJIR

Gambar
Generasi Pembelajar Banjir BANJIR tak hanya dimiliki Kota Jakarta. Sekarang ini, di awal tahun 2014 ini, banjir sudah punya siapa saja, di penjuru daerah provinsi Indonesia telah merasakan bencana banjir. Entah kenapa belakangan ini, bumi mulai ‘murka’ pada manusia. Atau mungkin bumi telah ‘sakit hati’ sebab manusia memusuhi bumi dengan membabat habis nilai-nilai lestari.  Dahulu di Kota Jakarta pada era tahun 1980-an, yang namanya banjir besar itu adalah siklus lima tahunan. Namun kini telah berganti wajah. Judul banjir sudah teredit menjadi banjir tahunan, berlangsung setahun sekali. Anak-anak sedang berada di lokasi genangan banjir (photo by budi susilo) Iklim telah berubah. Iklim tak lagi seperti dahulu. Iklim lebih terlihat ‘ganas’. Keberingasan iklim ini tak lain dari dampak negatif industrialisasi yang begitu bebas tak terkendali. Tuntutan gaya hidup jaman sekarang yang lebih cenderung kepada hedonis dan materialistis adalah pendorong tak ter...

BUANG SENI DI TAMAN

Gambar
Buang Seni Di Taman DUDUK santai dikelilingi tumbuhan rindang memang menentramkan jiwa. Atau juga berpose depan kamera di taman-taman yang rimbun akan menghasilkan gambar yang maksimal, lebih tampil indah nan menawan.  Setidaknya itulah ungkapan hiperbola ketika berada di alam yang lestari. Fakta ini memang benar adanya, tak perlu lagi dibantah, semua orang pastinya akan setuju bila alam lestari itu memberikan atmosfir kenyamanan. Di kota-kota besar yang pembangunannya naujubile , tentu sangat sulit untuk mencari tempat rindang yang dikerumuni rimbunan pohon. Sebab lebih banyak menemukan bangungan-bangunan beton bertingkat. Sekali pun ada taman, harus dengan hati bersabar. Jika tidak bisa bersabar, maka yang ada akan menderita sendiri. Nah , untuk taman kota di pusat kota biasanya selalu di identikan sebagai tempat yang bebas-sebebasnya. Dua pria yang penuh percaya diri merasa tampan sedunia sedang duduk menikmati taman pekarangan milik seorang warga yang...

PANTAI BARON YOGYAKARTA

Gambar
Jelang Malam Pantai Pun Sunyi  AWAN mendung menggelayut di langit Pantai Baron Yogyakarta, Sabtu (30/11/2013) sore. Pantai yang berlokasi di Kabupaten Gunungkidul ini tampak sunyi pengunjung, meski status pantai ini sebagai lokasi wisata terkenal. Maklum, sepinya pantai karena pengaruh waktu yang sudah mendekati malam. Waktu itu, saya berkunjung dan tiba di Pantai Baron sekitar jam setengah enam sore. Suasana pantai agak sedikit gelap tak dapat melihat sinar matahari terbenam. Di daratan pasir pantai berjubel perahu-perahu kayu nelayan tradisional yang merupakan milik warga di desa setempat. Perahu-perahu tersebut terparkir begitu saja di hamparan pasir pantai.  Perahu-perahu milik nelayan yang berada di Pantai Baron Yogyakarta (photo by budi susilo) Perahu-perahu itu milik para nelayan karena bisa dikenali ciri khasnya. Sebab di atas perahu-perahu itu terdapat jaring-jaring ikan yang dari kejauhan warnanya terlihat putih kristal.  Kala itu ...

MELODI ALAM RAYA

Gambar
Melodi Alam Raya BUKAN mimpi di atas mimpi. Mimpi hanyalah mimpi. Tak ada ukuran apakah mimpi rendah, atau mimpi yang paling tinggi, hingga menyentuh atap langit yang berhiaskan kerlap-kerlip bintang. Mimpi itu menikmati dari sebuah lantunan melodi alam raya. Dimulai terbitnya fajar hingga senja muncul ke permukaan bumi, selalu saja puluhan miliyar taburan doa membahana di setiap hari, menebarkan secara sengaja di langit bumi yang biru nan putih. Sebab doa, masuk bagian pelaksanaan mimpi-mimpi manusia. Tak lain dan bukan, berdoa guna selamat di dunia dan akhirat, hidup penuh rahmat. Semua isi alam semesta ini berada pada kuasa ilahi, Tuhan Yang Maha Esa. Berharap doa dapat terkabul, Tuhan selalu memberikan jalan yang terbaik. Si bandel berpose di tengah alam belantara Olele Gorontalo (photo by budi susilo) Setiap hari tetasan keringat membasahi di sekujur tubuh manusia. Urat otot yang warnanya menghijau melilit di tubuh mengencang dengan tegang, hanyalah ciri ...