Postingan

HARI PERAWAT SEDUNIA

Gambar
Perawat Oleh: Budi Susilo Profesi perawat itu amanah yang memberatkan. Anggapan ini tentu saja dapat terjadi bagi mereka yang menjalani profesi ini karena bukan atas dasar panggilan lubuk hati nurani yang terdalam melebihi lautan.  Posisi perawat bukanlah segalanya, meski jenis pekerjaan ini dapat dilakukan oleh pria dan wanita. Sebab perawat itu, bagian bentuk dari manusia biasa, asal muasalnya dari tanah, yang suatu saat nanti akan kembali lagi menjadi tanah, membumi dan pulang kepada sang pencipta Tuhan yang Maha Kuasa. Soal bencana sakit dan kematian yang melanda manusia, itu hak preogratif Tuhan yang Maha Esa. Perawat hanyalah insan kamil, yang memainkan aktor sebagai fasilitator dari Tuhan, dalam penentu selamat atau tidaknya manusia dari kemelut sakit.     Keberadaan perawat di muka bumi ini bagai gas oksigen yang menjadi penyambung riwayat kehidupan kaum adam dan hawa. Inilah kelas pekerja yang seharusnya layak menyanding gelar sang ...

BISNIS SAMPAH BESI MANADO

Gambar
Menyulap Sampah Besi Menjadi Rupiah Pagi hari jelang siang, aku pergi mengarah ke daerah Tugu Adipura Kota Manado, Rabu (8/5/2013). Pergi hanya cukup menggunakan sepeda motor, bukanlah penghalang untuk berpergian jauh dari pusat keramaian kota, sentra perkantoran bisnis. Tujuannya sederhana saja, ingin mencari kenalan atau bertemu dengan orang-orang baru yang memiliki kreativitas dalam mengarungi dinamika kehidupan kaum urban di ibukota Provinsi Sulawesi Utara. Kebetulan saja, saat meluncur aku temukan tempat yang tidak akan pernah dibayangkan orang. Sayful akan menata besi-besi bekas pakai dan kemudian dia akan kembali menjualnya ke pabrik pengolahan besi bekas di daerah Pulau Jawa, pada Rabu 8 Mei 2013. (photo by budi susilo) Tempat ini secara estetika keindahan, tidak ada sama sekali. Apalagi layak untuk ditinggali. Tempat ini memang khusus untuk menaruh barang-barang bekas berupa besi-besi tua.  Tumpukan besi-besi tak terpakai ini dalam kondisi tat...

MONUMEN WOLTER-PIERRE MANADO

Gambar
Mengingat Sejarah Perjuangan Bangsa Fajar terbit menerangi Kota Manado, Sulawesi Utara, Sabtu 4 Mei 2013. Sinarnya itu membelakangi taman monumen dua pahlawan Indonesia dari daerah Sulawesi Utara.  Maklum saja, monumen yang berdekatan dengan pesisir pantai ini menghadap ke arah barat, kala pagi mentari bersinar dari timur hanya membelakangi monumen. Monumen Wolter dan Pierre di Kota Manado, Sabtu 4 Mei 2013 pagi. (photo by Jongfajar Kelana) Keberadaan monumen ini berada di paling sudut pertigaan jalan. Monumen ini seolah menjadi penanda masuknya ke kawasan bisnis on bisnis Boulevard Kota Manado yang menyuguhkan banyak bangunan pusat-pusat perbelanjaan dan perkantoran swasta. Posisi taman monumen ini menghadap ke daerah Malalayang yang berdekatan dengan Tugu Boboca merah jambu yang bentuknya menyerupai gurita laut. Di tempat inilah jadi garis batas yang berdekatan dengan perbatasan dua wilayah antara Kota Manado dan Kabupaten Minahasa.  Monumen...

PANORAMA MANADO

Gambar
Panorama Manado Oleh Budi Susilo SUDAH lima bulan lebih aku meninggalkan tanah Minahasa Sulawesi Utara. Bumi Kawanua ini penuh pesona, ragam alamnya kaya penuh keindahan. Ciptaan Tuhan ini patut disyukuri dan dibanggakan.  Tidak ada tempat lain bisa menemukan, indahnya panorama alam seperti Kota Manado yang geografisnya di pangkuan ibu pertiwi Minahasa Sulawesi Utara. Inilah Manado, negeri nusantara, yang dimiliki oleh generasi bangsa Indonesia Raya.  Titik lokasi muara aliran sungai Tondano ke pantai Manado, Sabtu (4/5/2013). Air pantainya masih bersih (photo by budi susilo) Suasana pusat keramaian kehidupan Kota Manado sungguh menyajikan kepuasan yang tidak ternilai oleh unsur-unsur materi. Lihat saja, pusat-pusat perkantoran dan perbelanjaan berada dekat dengan bibir pantai, menyatu bersama alam lautan.  Pantainya yang hening di saat pagi, Sabtu (4/5/2013), memberi arti tersendiri bagi hati yang sedang risau. Ombak tak meninggi, awannya y...

PANTAI OLELE GORONTALO

Gambar
Mata Telanjang  Dapat Lihat Terumbu Karang  DIGITAL jam di handphone ku menunjukan pukul lima lewat, hampir mendekati jam enam pagi. Aku bergegas, menggunakan sepeda motor aku meluncur ke Hotel Quality Gorontalo untuk mengikuti rombongan ke Pantai Olele Gorontalo.  Maklum saja, aku harus cepat-cepat pergi karena jika tidak, akan ditinggal rombongan. Pergi ke Pantai Olele ada gelaran aksi sadar wisata yang digelar oleh pemerintah daerah bersama pihak swasta.  Desa Olele suguhkan wisata bawah laut yang indah_budisusilo Pasalnya, teman ku bilang, Yunita Anggraini yang menjabat sebagai Marketing Manager Quality Hotel Gorontalo harus datang tepat waktu, jangan terlambat jika mau pergi bersama rombongan.  Ku pikir-pikir memang benar juga, daripada terlambat dan jalan sendiri, lebih baik jalan pagi sekali dan bisa ramai-ramai ke Desa Olele.  Siapa yang tidak kenal Olele. Desa ini menyimpan keindahaan pantai yang menakjubkan. Desa y...