Postingan

MASJID AL MUHLISIN GORONTALO

Gambar
Berdiri Di Atas Tanah Budel Lokasi bangunannya berada di pinggir jalan besar bernama Jalan 23 Januari. Yah , inilah masjid Al Muhlisin Kota Gorontalo, memiliki sejarah terpenting bagi warga masyarakat Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Utara. Keberadaan masjid ini, adalah demi alasan untuk menciptakan ketertiban dan menjamin keamanan umum masyarakat saat itu, dan bahkan sampai kini serta masa depan nanti. Persoalannya, tanah yang kini di dirikan jadi masjid ini dahulunya sangat berpolemik, satu sama lain beberapa warga mengklaim sebagai pemilik tanah, atau dalam istilah orang setempat menyebutnya budel . Menara yang dimiliki Masjid Muhlisin Kota Gorontalo_budisusilo “Dulu tanahnya berstatus budel . Banyak yang mengaku punya hak milik,” ujar Yakub Gani (42), pengurus Masjid Muhlisin saat ditemui usai menjalankan ibadah sholat, Jumat (15/3/2013) siang. Karena pertimbangan kemaslahatan umum, maka seorang tokoh masyarakat setempat bernama (almarhum) Muchlis Rahi...

DEMOKRASI OTOT KUAT BAJA

Gambar
Demokrasi Otot Kuat Baja   Masuk tahun 2013, bagi Kota Gorontalo, provinsi Gorontalo ialah momen tahun politik. Di masa inilah, warga masyarakat Kota Gorontalo memilih nahkoda baru Wali Kota, yang puncaknya dilangsungkan pada 28 Maret 2013. Satu hal benang merahnya, persoalan konflik fisik politik pragmatis sungguh rawan di momen ini. Bila sudah chaos di dalam pesta demokrasi ini, maka dampaknya akan berujung pada perpecahan antar sesama saudara sendiri.  Reklame pengumuman jadwal pencoblosan pemilihan Wali Kota Gorontalo_budisusilo Tak elok, andai Kota Gorontalo yang selalu diidentikan sebagai serambi Madinah, proses Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) berjalan ricuh, rusuh, dan meninggalkan gairah musawarah mufakat. Sungguh sangat bertentangan, bila Pemilukada tak berjalan sesuai aturan berlaku, mengingat benci terhadap damai itu seolah bersebrangan dengan nilai-nilai keagamaan dan budaya mayarakat di Gorontalo. Malam itu, di acara debat kandid...

BERSEPEDA

Gambar
Bersepeda Paling berbahagia bila bersepeda di kala senja atau jelang fajar tiba, karena waktu inilah yang cocok bagi kita untuk bersepeda. Tapi asik juga bila bersepeda saat tidak ada jam kerja formal kita, berlibur mengisi waktu luang dengan berolah-raga sepeda. Namun bisa juga sepeda jadi bagian gaya hidup transportasi keseharian kita, tinggal pilih sesuka hati anda.  Di hari minggu, atau liburan tanggal merah, jika bersepeda dilakukan secara bersama-sama, dengan rekan kerja, teman, saudara, tentu akan menciptakan suasana berbeda, semakin ramai dan ceria serta akan mengurangi rasa penat hidup kita. Sepeda jaman sekarang ini sudah beragam tipe. Beda saat jaman penjajahan Belanda atau Jepang dulu, orang Indonesia hanya mengenal sepeda Ontel, yang dikenal berat bahan bakunya dengan diameter ban sepeda yang cukup besar.  Pria separuh baya bersepeda di Jalan Merdeka Kelurahan Ipilo Kota Gorontalo, Kamis (14/3/2013)_budisusilo Tidak sembarangan juga untu...

DIBUAT SEBUAH BUNDARAN

Gambar
Batas Kota Gorontalo-Kab Bone Bolango Dibuat Sebuah Bundaran  Geliat daerah Gorontalo semakin   tampak. Semenjak dilakukannya pemekaran daerah ini terus berupaya menunjukan ke arah kemajuan, berlomba untuk menjadi yang terbaik dari daerah-daerah lain di Republik Indonesia.  Jalan Gorontalo masih panjang, perjuangan mengisi pembangunan terus digalakan dengan sinergisitas komitmen, semangat dan niat baik. Pembenahan dan penambahan diberbagai bidang jadi tolak ukur terpenting dalam pembangunan daerah Gorontalo. Termasuk sisi infrastruktur jalan, sebagai akses kelancaran aktivitas warga masyarakat di Gorontalo. Ini tampak, satu di antara jalan yang berada di perbatasan antara Kota Gorontalo dengan Kabupaten Bone Bolango. Kusir bendi dari arah Bone Bolango menuju Kota Gorontalo, Jumat (8/3/2013)_budisusilo Meski masih butuh proses, tentu ke depan di kawasan ini akan menjadi titik strategis. Entah berapa tahun lagi, di tempat inilah kemungkinan aka...