Postingan

MENGINJAK BUMI HULANDALO

Gambar
Menginjak Bumi Hulandalo Oleh: Budi Susilo MATAHARI terbit mulai menampakan wajahnya, kala itu datanglah short massage service (SMS) di handphone -ku hingga bergetar, pertanda bahwa telah ada pesan masuk, Rabu (4/7/2012). Iya , pesan singkat ini dari teman ku Fransiska Noel, yang kebetulan juga tahu kondisi geografis Gorontalo, dan sudah tinggal di Gorontalo selama enam bulan.   “Bro, cepat yah, hehehe hati-hati di jalan. Ika so di kantor travel Garuda Mas,” begitulah isi bunyi SMS ya, menganjurkan ku untuk segera datang ke terminal taxi jurusan Manado-Gorontalo. Bagi orang setempat, Gorontalo itu biasa disebut Hulandalo . Menyambangi provinsi Gorontalo, melalui jalur darat menggunakan taxi travel yang tarifnya per orang Rp 125 ribu. Tarif ini dapat duduk di bagian tengah mobil jenis MPV . Sedangkan untuk tempat duduk yang depan dekat supir paling mahal kena harga Rp 150 ribu dan yang termurah itu di bagian belakang berbandrol Rp 100 ribu.  Masjid di perbu...

MASJID Al IRSYAD Al ISLAMIYYAH GORONTALO

Gambar
Isinya Tanpa Hiasan Kaligrafi Oleh: Budi Susilo SUNGGUH beda interior arsitektur yang dipancarkan oleh Masjid al Irsyad al Islamiyyah Kota Gorontalo. Interior dinding masjid putih bersih, mencitrakan kebersihan yang mengesankan, bagi para jamaah yang datang. Bukan berarti tidak memiliki modal uang, apalagi ada rasa malas untuk mendesain interior masjid. Tetapi ini sengaja dibuat polos karena ditujukan untuk lebih mengkonsentrasikan ibadah para jamaah.  Tampak samping Masjid Al Irsyad Al Islamiyyah Kota Gorontalo_budisusilo Ditemui, Ustad Khalid Walid, pengurus Al Irsyad Al Islamiyyah Kota Gorontalo, menilai, masjid Al Irsyad Al Islamiyyah memang berbeda dengan kondisi masjid pada umumnya yang ada di Gorontalo, bahkan di provinsi-provinsi Indonesia lainnya. "Jaman nabi dulu, masjid tidak ada desain interior. Tidak pakai gambar-gambar kaligrafi," ujarnya usai sholat tarawih bulan Ramadan di dalam Masjid Al Irsyad Al Islamiyyah, Jumat (3/8/2012) ...

MENGINDONESIAKAN ISLAM

Gambar
Mengindonesiakan Islam Oleh: Budi Susilo BERAGAMA Islam bukanlah persoalan. Belakangan di cap sebagai agen 'teroris', tapi itu hanyalah kedangkalan dalam berpikir, tidak sepenuhnya mendalami apa itu Islam. Garis besar utama dalam beragama itu mencegah perbuatan keji munkar. Manusia yang mempercayainya, agama sebagai tiang kehidupan yang penting dan tidak dapat dipisahkan. Beragama tujuannya mencari jalan lurus. Pemberi solusi dikala kebingungan dalam persimpangan jalan. Itu kenapa adanya mengindonesiakan Islam. Kita yang mempercayai tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad sebagai rasul Allah, berarti telah menempatkan pondasi dasar kemurnian dalam beragama Islam. Identik Islam itu dengan dunia timur tengah di tanah Arab, menunjukan pola pikir dan pemahaman secara sempit. Kita dapat berislam sesuai kultur kita dengan catatan tidak bertentangan dengan apa itu maqasid syariah, rambu-rambu yang berdasar ruh Islam dengan meraih rahmatan lil alamin , rahmat ...

MASJID NURUTTAQWA GORONTALO

Gambar
Masjid Persembahan dari Sepasang Cinta Oleh: Budi Susilo ANGIN semilir yang bertiup sore itu, menjadi kenikmatan tersendiri bagi Harun Talib (57), saat duduk bersantai bersama dua jamaah lainnya dipelataran Masjid Nuruttaqwa yang masih ditumbuhi pepohonan dan padang rumput yang menghijau. Tentu saja, ini ia lakukan kala usai menjalankan perintah sholat wajib Ashar di bulan Ramadan, Jumat (3/8/2012). Memang untungnya, cuaca saat itu pun sangat bersahabat, cerah sumringah nikmat untuk buat bersantai ria. Pria bertubuh gempal ini dikenal sebagai Imam Masjid Nuruttaqwa, juga tahu perjalanan cerita Masjid Nuruttaqwa tempo dulu, yang kini berdiri tegap dilahan sekitar seluas empat ribu meter persegi ini. Apalagi ia pun kelahiran asli, berasal dari daerah masjid ini, yang berada di Jalan Beringin, Kelurahan Bulado, Kecamatan Kota Barat, Kotamadya Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Dulu itu, Harun bercerita, tempat ibadah ini statusnya bukan masjid (masjid Nuruttaqwa) tapi masih lan...

PUASA KORUPSI

Gambar
Puasa Korupsi Oleh: Budi Susilo PENYAKIT korupsi itu sumbernya berasal dari rasa kerakusan yang tiada batas. Garis besarnya, korupsi itu tindakan merugikan bagi diri sendiri dan orang lain. Ini sudah terbukti, ada banyak contoh-contoh orang yang tersandung korupsi, dan belakangan ini sudah terjadi di Negeri yang bernama Republik Indonesia. Akibat berkorupsi, dikenai sanksi hukum formal dan moral di masyarakat. Karena itu, janganlah kita mencoba-coba mendekati apa itu yang namanya korupsi. Semua orang akan setuju, serakah dorongan orang untuk korupsi, maka itu kita diharuskan bertahan uji, kalau ada bisikan-bisikan yang menjerumuskan ke lubang serakah.  Puasa bagi umat beragama sebenarnya dapat menjadi media tempa para manusia untuk tidak berwatak serakah, dan turunan-turunan negatif lainnya. Puasa bisa jadi ladang pembelajaran mental moral yang paripurna, tapi apakah ini sudah disadari oleh kita semua. Bagi mereka yang berpuasa secara khusuk, tentu akan memahaminya. I...

MASJID BESAR NURUL JANNAH GORONTALO

Gambar
Bangunan Masjid Dikelilingi 27 Pilar Oleh: Budi Susilo PINGGIR bagian kiri dari pintu masuk Masjid Besar Nurul Jannah, tampak ada dua orang sibuk mengerjakan pengecetan plitur daun pintu. Maklum, rupanya masjid ini memang sedang dalam tahap proses penambahan bangunan dan renovasi masjid. Sebenarnya, Masjid Besar Nurul Jannah sudah lama berdiri. Eksistensinya sudah hampir puluhan tahun, sewaktu Gorontalo masih dalam kandungan provinsi Sulawesi Utara, masjid ini telah ada. Sayangnya, pendirian sejarah masjid ini belum ada yang mengetahuinya. Kala ditemui, Abas Alimun (48), Imam Masjid Besar Nurul Jannah, menuturkan, tidak tahu persis kapan masjid didirikan tapi yang pasti tanah masjid ini hasil wakaf dari Yahya Podungki. "Dulu juga dikenal sebagai tokoh agama Gorontalo yang berpengaruh. Jadi imam masjid, terkenal di Gorontalo. Beliau sekarang sudah tidak ada, sudah wafat," katanya di pelataran Masjid Nurul Jannah, Rabu (1/8/2012). Tampak depan Masjid Nurul Jan...

MASJID AGUNG BAITURRAHIM GORONTALO

Gambar
Mulanya Berarsitektur Panggung    SEBELUM masjid Agung Baiturrahim berbentuk seperti sekarang ini, yang model bangunannya mendatar seperti bangunan pada umum, ternyata kala awal pendiriannya, masjid bercat cream itu bermodel panggung. Ya, inilah cerita perubahan fisik Masjid Agung yang ada di pusat Kota Gorontalo Jalan Nani Wartabone Provinsi Gorontalo. Berdasar pengakuan, Haji Dadi Kasim Usman yang sudah berumur 76 tahun dan sebagai Ketua Adat Baate menjelaskan, pendirian awal masjid dilakukan pada masa kekuasaan Raja Gorontalo yang ke-10 bernama Sultan Botutihe. "Waktu pendirian 18 Maret 1728, atau dalam penanggalan Islam 6 hari bulan Syaban tahun 1140 Hijriah," urainya, pada Kamis 26 Juli 2012. Karena pendiriannya pada tahun 1728 masehi, mesjid yang berlokasi di Jalan Nani Wartabone ini ditetapkan sebagai masjid tertua ketiga di Kota Gorontalo. Suasana malam ramadhan di Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo. Setiap bulan ramadhan, masjid kebanggaan warga K...