Postingan

IBU dan PEREMPUAN INDONESIA

Gambar
Ibu da n Peremp uan Indonesia Oleh: Budi Susilo Pelukan hangatnya memberi keteduhan. Belaiannya bagai hembusan angin pagi, memberi keheningan, menambah kesejukan jiwa raga. Perjuangan ia tak gentar, membimbing, membina memantapkan jati diri pribadi, m embentangkan atmosfir pencerahan. Ia sela lu membangunkan dari mimpi Utopia. I a selalu merentangkan bau harum bebungaa n. Merangkul hangat tuk sambut masa depan, menghabiskan gelap menuju terang benderang. Inilah pancaran kasih sayang yang dirasakan setiap anak dari Ibunya. Keberhasilan seorang anak tidak terlepas dari balutan seorang ibu, hancurnya seorang anak pun akibat durhaka terhadap ibunya. Ada pepatah populer di masyarakat, surga berada di telapak kaki ibu. Mengibaratkan, siapa mereka yang berbuat zhalim terhadap Ibu, maka buat mereka yang percaya, pintu neraka terbuka lebar. Rasulullah Muhammad SAW pun pernah sering sebut kata Ibu, ketimbang seorang ayah, sebab peran dan posisinya teramat penting. Dalam sabdanya, yang telah diri...

BERSAMA MEMBANGUN NASIB BAIK

Gambar
Bersama Membangun Nasib Baik Oleh: Budi Susilo Menyebut tahun baru Hijriah 1 Muharam 1432, bibir serasa lincah membunyikannya. Siapa pun orangnya itu, tanpa pandang jenis kelamin, suku dan bangsa, mampu menutur secara baik. Namun, tidak banyak orang yang mampu memaknai arti dari sebuah peristiwa pergantian tahun penanggalan Islam. Ironis dan sungguh orang yang merugi. Di balik bergulirnya penanggalan tahun, ada makna tersirat, keajaiban peristiwa yang penuh hikmah. Ibarat sebuah cermin yang berfungsi sebagai penerima pantulan dari sebuah objek benda, pergantian tahun pun menjadi momen pengrefleksian diri, kurang baik menjadi baik, yang baik harus lebih baik, bahkan menargetkan super baik. Sendi kehidupan bertolak pada pokok kemaslahatan. Tanpanya, hambar rasanya kehidupan. Hidup bagai kerikil berduri, menderita bagi dirinya dan orang lain. Ini bukan sekedar pendapat omong kosong, sejarah telah membuktikan. Seorang koruptor kelas kakap, hidup tidak tenang, di kejar tuntutan oleh orang-...

MAUNYA AMAN NYAMAN BERDAGANG

Gambar
Saya Maunya Aman Nyama n Berdagang Oleh: Budi Susilo Situasi kondisi pasar 45 Manado di siang hari_budisusilo LALU lalang keramaian orang berbelanja di Pasar 45 Manado, membuat hati pria setengah baya, Jemy Lego (47), ceria, meski tempat ia berdagang diselimuti atmsofir suhu panas mentari siang. Duduk berdekatan dengan barang dagangannya sambil menawarkan jasanya sebagai tukang service sepatu, itulah yang dilakukan bapak dua anak ini di pasar 45. "Ayo kesini jahit sepatu. Pasti cepat, hasilnya bagus," tutur Jemy, menjajakan jasanya ke calon konsumen. Sejak era tahun 1980-an, Pasar 45 memang telah menjadi lahan rezeki buat banyak orang. Berputarnya roda perekonomian kalangan lapis rakyat akar rumput seolah bergantung di pasar 45. Andaikan transaksi perdagangan Pasar 45 dimatikan, mungkin jumlah pengangguran dan kemiskinan terdongkrak naik. "Saya berdagang disini dari tahun 1987. Penghasilannya lumayan. Kalau ramai bisa dapat penghasilan Rp 100 ribu,"...

METAMORFOSA LALU LINTAS MANADO

Gambar
Metamorfosa Lalu lintas Manado Oleh: Budi Susilo Saat kondisinya tepat, reptil Bunglon melakukan Mimikri, beradaptasi mengikuti ruang habitatnya, sebagai upaya mempertahankan diri dari serangan musuh. Pelajaran Bunglon melalui proses Mimikri menandakan makhluk tidak berakal pun perlu adanya sebuah perubahan. Semua di alam semesta ini, apa itu yang namanya evolusi maupun revolusi adalah bagian yang pernah dialami. Seolah, perubahan itu bagai dua mata uang keping, yang tidak bisa terpisah. Satu sama lain menjadi pengiring perjalanan kehidupan, tidak terkecuali mereka para mahkluk berakal yang bernama manusia. Itulah kenapa tokoh sang reformis dunia, Nabi Muhammad SAW pun, di tahun 622 berhijrah, melakukan perubahan ke kota Madinah, kota yang berjarak 200 mil dari sebelah utara Mekkah. Bersama umatnya di Madinah, membentuk masyarakat yang Baldatun Toyyibatun Wa Rabbun Ghaffur, sebuah negeri makmur sejahterah sehat sentosa, yang belum pernah mereka peroleh di kota sebelumnya, Mekkah. Bar...

MANADO KOTA PARIWISATA DUNIA ?

Gambar
MANADO Kota Pariwisata Du nia ? ( (Foto-foto diambil: Jumat, 7 Mei 2010 di kawasan IT Center, Megamall, dan Megamas Manado)

TENGAH DANAU ADA PULAU KECIL

Gambar
Tengah Danau Ada Pulau Kecil * Lokasi Wisata Danau Mooat Oleh: Budi Susilo BEREKREASI di alam terbuka dengan menikmati segala keindahan rancangan sang raja manusia adalah sebuah anugerah yang tidak dapat dinilai oleh apapun. Ibaratnya hanya golongan orang-orang beruntung saja yang mampu merasakan kesempatan tersebut. Tempat rekreasi apakah yang dimaksud, tentu adalah lokasi wisata di paling utara kepulauan Sulawesi. Tempat objek wisata tersebut sering disebut Danau Mooat yang terletak di Desa Mooat Kecamatan Modayag Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, kurang lebih tiga jam perjalanan dari Kota Manado. Berlatar belakang hamparan berbagai jenis sayur-sayuran, danau yang berada di atas ketinggian 800- 1000 meter, dengan hawa sejuk yang dirasakan disetiap detik tarikan nafas, membuat para pengunjung enggan beranjak dari maha karya sang pencipta. Hembusan angin pegunungan yang mengelus tubuh, semakin membuat larut mengagumi sajian alam raya dari Tuhan. Jansen Mogot, Ketua Kawasan Konservas...

PARADE OBOR TAPTU TERANGI MALAM

Gambar
Parade Obor Taptu Terangi Malam Oleh: BudiSusilo Dengan bersemangat ribuan umat Muslim Manado berjalan di kawasan Jalan Boulevard hingga Masjid Istiqlal, Kampung Arab. Anggie Satiken, bocah berumur lima tahun terlihat dalam rombongan. Di kening wajah lugunya yang coklat sawo matang bercucur tetesan keringat. Meski begitu, ia masih terlihat gembira. Tubuhnya yang kecil tak membuat semangatnya luntur untuk turut berjalan kaki. Tenang, santai dan sangat menikmati, itulah yang dirasakan oleh Anggie saat berjalan kaki. "Nggak terasa capek jalan kaki berjarak jauh. Rame-rame sama teman-tema n jalan kaki tidak terasa capeknya. Asyik rame-rame jalan kaki bareng teman-teman," tutur bocah yang kini bergabung di pengajian Nurul Yaqin ini, Jumat (9/4) malam. Acara yang diikuti oleh Anggie itu adalah agenda tahunan warga muslim Sulawesi Utara (Sulut). Acaranya sering mereka sebut parade obor Taptu. Berjalan kaki sepanjang kurang lebih 40 kilometer sambil membawa penerangan obor. Lainnya,...